Suara.com - Manchester United menelan kekalahan tipis 0-1 dari Arsenal dalam laga Premier League, Minggu malam di Old Trafford, dan sorotan langsung tertuju pada kiper pengganti Andre Onana, Altay Bayindir.
Penampilan Bayindir menuai kritik pedas, termasuk dari mantan kapten Setan Merah, Roy Keane.
Bayindir dipercaya menjaga gawang MU karena Onana masih absen akibat cedera. Namun, kepercayaan itu belum membuahkan hasil.
Pada menit ke-13, Bayindir melakukan kesalahan fatal saat menghadapi tendangan sudut Arsenal.
Di bawah tekanan bek William Saliba, ia gagal menahan bola dengan tangannya dan memberi kesempatan bagi Riccardo Calafiori mencetak gol tunggal yang menentukan pertandingan.
Manajer MU, Rúben Amorim, mencoba membela Bayindir.
Ia menilai kiper asal Turki itu memilih cara yang kurang tepat menghadapi tekanan lawan.
“Seorang kiper harus bisa menggunakan tangannya untuk menahan bola, bukan sekadar menyingkirkan pemain lawan. Altay memilih untuk menyingkirkan pemain, dan itu jelas sesuai aturan, tapi kami harus bisa mengantisipasi,” ujar Amorim.
Namun, Roy Keane tidak segan memberikan komentar lebih pedas.
Baca Juga: Prediksi Juara Liga Inggris Musim Ini: Duo Manchester Tak Masuk Hitungan
Menurutnya, Bayindir belum menunjukkan insting dan keberanian sebagai penjaga gawang kelas Premier League.
“Seorang kiper harus berada di kotak penalti dengan keyakinan penuh ingin menguasai bola. Kalau tidak, kejadian seperti ini akan terus terjadi. Bayindir tinggi tapi posisinya salah dan tidak berada di atas jari-jarinya. Kalau sedikit terganggu, dia diam saja. Seharusnya dia bisa menegaskan dominasi di area penalti,” kata Keane, dikutip dari Sky Sports.
Keane bahkan memberikan komentar yang cukup nyeleneh.
“Mungkin kiper ini harus main catur saja. Dia tampak tidak sadar apa yang terjadi di sekelilingnya. Saliba sebenarnya tidak melakukan banyak hal, tapi Bayindir tetap gagal mengantisipasi,” lanjutnya dengan nada sinis.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Prediksi Juara Liga Inggris Musim Ini: Duo Manchester Tak Masuk Hitungan
-
Wayne Rooney Ungkap Cerita Menyesakkan Korban Rasisme di Sepak Bola
-
Alejandro Garnacho Menuju Stamford Bridge, Chelsea Tunggu Dana Segar
-
MU Bakar Duit Rp4 Triliun, Tapi Masih Punya Lubang Besar di Bawah Mistar
-
Masa Depan di MU Tak Jelas, AC Milan Ingin Bajak Rasmus Hojlund
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan
-
Dulu Timnas Indonesia Kini Persib Bandung, Jejak Kontroversial Wasit Majed Al-Shamrani
-
Debutan Persija, Mauro Zijlstra Bongkar Perbedaan Gila Antara Super League 2026 dan Belanda
-
Real Madrid Siapkan Revolusi Besar! Los Blancos Bidik 6 Pemain di Bursa Musim Panas 2026
-
3 Kerugian Timnas Indonesia Jadikan Jordi Amat Gelandang Bertahan
-
Siap Guncang GBK! Bulgaria Bidik Hasil Maksimal di FIFA Series 2026 Jakarta
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
Shayne Pattynama Akui Kualitas Dony Tri Pamungkas Usai Sulit Tembus Skuad Utama Persija Jakarta
-
Barcelona Gigit Jari! Manchester United Tolak Negosiasi Klausul Permanen Marcus Rashford
-
3 Keuntungan Timnas Indonesia Jadikan Jordi Amat Gelandang Bertahan