Suara.com - Semen Padang FC akan menjalani laga penting di pekan ketiga BRI Super League dengan menjamu PSM Makassar di Stadion Haji Agus Salim, Padang.
Pertandingan ini menjadi momentum bagi Semen Padang FC untuk mempertahankan tren positif setelah berhasil memetik kemenangan di laga sebelumnya.
Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida, menegaskan bahwa tim sudah mempersiapkan diri dengan serius untuk menghadapi laga kontra PSM Makassar.
"Kita sudah melakukan persiapan yang terbaik untuk mendapatkan tiga poin pada laga kandang kedua ini," kata Eduardo Almeida.
Semen Padang FC menyadari bahwa PSM Makassar bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan, karena memiliki organisasi permainan yang rapi dan solid.
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu menekankan bahwa target utama tim adalah meraih kemenangan kedua di Stadion Haji Agus Salim.
"Kita harus bisa mendapatkan kemenangan yang kedua di kandang karena ini sangat penting," ujarnya.
PSM Makassar sendiri datang ke Padang dengan modal dua hasil imbang dari laga sebelumnya melawan Bhayangkara dan Persijap.
Eduardo Almeida mengakui bahwa tim berjuluk Juku Eja ini banyak mengalami perubahan dibandingkan musim lalu.
Menurutnya, PSM Makassar kini diperkuat pemain baru yang meningkatkan agresivitas serta menjaga kekompakan tim dengan baik.
"Saya paham tim ini lumayan sulit untuk dikalahkan karena mereka memiliki organisasi yang sangat bagus tapi bukan berarti Semen Padang tidak bisa mengalahkannya," tambahnya.
Semen Padang FC sebelumnya meraih hasil impresif dengan menundukkan Dewa United 2-0 di Stadion Haji Agus Salim.
Kemenangan tersebut membuat Semen Padang FC naik ke posisi ke-11 klasemen sementara BRI Super League.
Hasil itu juga meningkatkan kepercayaan diri skuad Kabau Sirah untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Di sisi lain, PSM Makassar masih tertahan di peringkat ke-13 setelah gagal meraih kemenangan di dua laga awal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Timnas Indonesia dan Malaysia Saling Sikut Dapatkan Pemain Akademi Arsenal
-
Keganasan Penyerang Indonesia Era John Herdman di Klub Masing-masing, 14 Laga 11 Gol!
-
Takut, Patrick Kluivert Berani ke Indonesia setelah Dapat Jaminan Keselamatan
-
Hansi Flick Optimistis Barcelona Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid
-
Pelatih Persija Mauricio Souza Masih Aman dari Pemecatan
-
Arne Slot Andalkan Magis Anfield untuk Comeback Lawan PSG
-
Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bikin Timnas Indonesia Auto Juara?
-
Jelang Duel Klasik Lawan Persija Jakarta, Striker Persebaya Surabaya Tebar Psywar
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
-
Format FIFA ASEAN Cup 2026 Dirilis, Peluang Timnas Indonesia Juara Terbuka Lebar