Prosesi pemakaman Affan Kurniawan dihadiri ribuan rekan sesama ojek online serta tokoh publik yang memberi penghormatan terakhir.
Perusahaan Gojek pun menyampaikan belasungkawa mendalam, menegaskan bahwa kehilangan Affan meninggalkan duka besar bagi seluruh keluarga besar driver.
Polisi kemudian menahan tujuh anggota Brimob yang terbukti melanggar kode etik karena terlibat dalam pelindasan yang menewaskan Affan.
Situasi ini membuat aksi demonstrasi semakin kuat, karena publik menilai masih banyak aparat yang bertindak berlebihan dalam menangani massa.
Sejumlah media asing menggambarkan gelombang protes ini sebagai titik balik bagi pemerintahan Presiden Prabowo yang harus menunjukkan ketegasan sekaligus kepedulian terhadap rakyat.
Dari sisi politik, demo besar ini menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperbaiki komunikasi publik dan memperhatikan kesejahteraan rakyat kecil, termasuk komunitas ojek online.
Dari sisi ekonomi, aksi massa yang berujung kerusuhan berpotensi memperlambat kepercayaan investor asing terhadap stabilitas pasar di Indonesia.
Sorotan dunia terhadap aksi demonstrasi di Indonesia semakin kuat, mengingat negeri ini merupakan salah satu negara demokrasi terbesar di Asia.
Affan Kurniawan kini dianggap bukan hanya korban, melainkan simbol perjuangan masyarakat menuntut keadilan dan perubahan.
Baca Juga: Indonesia Mencekam, Eks Bek LaLiga Serukan Perdamaian
Gelombang demo yang dimulai dari tragedi seorang ojek online mencerminkan bahwa ketidakpuasan publik tidak bisa dipandang sebelah mata.
Perhatian media asing yang begitu intens menandakan bahwa situasi ini memiliki dampak internasional, baik dari segi politik, ekonomi, maupun stabilitas sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia U-17: Prediksi Line Up dan Taktik Garuda
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis