- Alvaro Arbeloa, pelatih baru Real Madrid, bertanggung jawab penuh atas kekalahan 2-3 dari Albacete di Copa del Rey.
- Arbeloa tidak menyalahkan rotasi pemain mudanya dan menegaskan akan melakukan keputusan serupa meski tim tersingkir.
- Kekalahan ini disebabkan waktu singkat untuk menerapkan ide baru dan kondisi fisik tim yang perlu ditingkatkan.
Suara.com - Alvaro Arbeloa tidak mencari kambing hitam setelah Real Madrid tersingkir secara mengejutkan dari Copa del Rey usai kalah 2-3 dari Albacete di Stadion Carlos Belmonte.
Dalam konferensi pers pascalaga, pelatih anyar Los Blancos itu dengan tegas mengambil seluruh tanggung jawab atas kekalahan memalukan di debutnya.
“Yang bertanggung jawab, yang bersalah, adalah saya,” ujar Arbeloa dilansir dari Diario AS.
Ia juga menegaskan tidak menyalahkan para pemain, termasuk keputusan beraninya merotasi skuad dan memberi kepercayaan besar kepada pemain muda.
“Saya yakin daftar pemain yang dibawa sudah tepat. Saya tidak menyesal dan akan melakukan hal yang sama lagi,” tambahnya.
Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena datang dari Albacete, tim Segunda División yang berada satu poin di atas zona degradasi. Namun di mata Arbeloa, tuan rumah tampil luar biasa.
“Di klub ini, hasil imbang saja sudah dianggap tragedi. Apalagi kekalahan seperti ini. Sangat menyakitkan dan saya yakin para suporter juga merasakannya,” katanya.
Arbeloa menilai kegagalan tersebut tak lepas dari keterbatasan waktu.
Ia baru sehari menangani tim setelah menggantikan Xabi Alonso, dan harus langsung menerapkan ide-ide baru.
Baca Juga: Disingkirkan Albacete, Real Madrid Kena Roasting San Marino: Kita Selevel, Ayo Lawan Kami!
“Dengan pelatih baru dan waktu yang sangat singkat, sulit menerapkan semua yang saya minta. Itu sepenuhnya tanggung jawab saya,” tegasnya.
Terkait anggapan bahwa kekalahan ini adalah sebuah kegagalan besar, Arbeloa mengaku tidak takut dengan label tersebut.
“Saya tidak takut gagal. Saya paham jika ada yang menyebut ini kegagalan. Tapi kegagalan adalah bagian dari jalan menuju kesuksesan. Ini akan membuat saya dan tim menjadi lebih baik,” ujarnya.
Mantan bek Real Madrid itu juga menyoroti kondisi fisik tim yang dinilainya masih bisa ditingkatkan, serta membela Vinicius Junior yang terlihat frustrasi di lapangan.
“Justru positif melihat Vinicius mau bertanggung jawab dan bermain penuh setelah perjalanan panjang. Madrid butuh versi terbaik dari dirinya,” jelas Arbeloa.
Meski Real Madrid kehilangan dua gelar hanya dalam rentang 72 jam, Arbeloa menegaskan fokus klub tetap ke depan. Ia juga menilai Presiden Florentino Perez tak perlu penjelasan panjang.
“Beliau tahu sejarah klub ini. Kami adalah klub pemenang. Kami pernah melalui kekalahan menyakitkan dan selalu bangkit,” katanya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Disingkirkan Albacete, Real Madrid Kena Roasting San Marino: Kita Selevel, Ayo Lawan Kami!
-
Baru Latih Real Madrid, Alvaro Arbeloa Bikin Malu dan Kecewa Berat
-
Siapa Albacete? Klub Kasta Rendahan Bikin Malu Real Madrid di Copa del Rey
-
Hasil Copa del Rey: Real Madrid Tersingkir Dramatis Usai Kalah Tipis 2-3 dari Klub Albacete
-
Tak Mau Hormati Barcelona, Kylian Mbappe Kena Damprat Joan Laporta
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI