Suara.com - Pemain keturunan Indonesia Mees Hilgers dipastikan semakin dekat dengan kepindahan menuju klub baru setelah namanya tidak tercatat dalam daftar pemain FC Twente pada awal musim ini, sebuah indikasi kuat bahwa transfer bek berusia 24 tahun tersebut ke Stade Brest segera terwujud.
Transfer Mees Hilgers ke Stade Brest dikabarkan berbentuk peminjaman dengan opsi pembelian permanen, sementara pihak FC Twente meminta sang pemain terlebih dahulu memperpanjang kontraknya di Enschede yang akan habis pada musim panas tahun depan.
"Kesepakatan tersebut dilaporkan berupa pinjaman dengan opsi pembelian. FC Twente masih mengupayakan transfer Hilgers, dan ia harus terlebih dahulu memperpanjang kontraknya di Enschede. Kontraknya akan berakhir musim panas mendatang," tulis media Belanda TwenteInsite.
Negosiasi antara FC Twente dan Stade Brest untuk Mees Hilgers berlangsung intens, sebab kedua klub hanya memiliki waktu singkat hingga penutupan bursa transfer di Prancis.
Jurnalis olahraga Jeroen Kapteijns dari De Telegraaf mengungkapkan, "Ini akan menjadi perlombaan melawan waktu untuk menyelesaikan semuanya tepat waktu sebelum jendela transfer ditutup tengah malam nanti."
Kendati demikian, proses kepindahan Mees Hilgers ke Stade Brest tidak bisa menunggu hingga tengah malam, karena aturan Ligue 1 menetapkan penutupan bursa transfer pada pukul 20.00 waktu setempat.
Situasi itu membuat negosiasi transfer Mees Hilgers ke Stade Brest harus diselesaikan lebih cepat, agar seluruh dokumen administrasi dapat dipastikan sah sebelum tenggat waktu yang ditentukan.
FC Twente tampaknya sudah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi kepergian Mees Hilgers dengan mendatangkan dua bek anyar, yaitu Stav Lemkin serta Robin Pröpper, untuk memperkuat lini pertahanan mereka musim ini.
Stade Brest yang berkompetisi di Ligue 1 tercatat mengalami perjalanan menarik dalam dua musim terakhir, termasuk keberhasilan mengejutkan mereka menembus zona Liga Champions Eropa pada musim 2023–2024.
Baca Juga: Kecolongan! Laurin Ulrich Resmi Dipanggil Timnas Jerman U-20
Keberhasilan Stade Brest finis di posisi ketiga Ligue 1 pada musim itu menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah klub, sekaligus membuka peluang tampil di babak grup Liga Champions.
Namun, performa Stade Brest tidak mampu dipertahankan pada musim berikutnya karena hanya mampu menyelesaikan kompetisi di urutan kesembilan klasemen akhir Ligue 1.
Situasi terkini memperlihatkan bahwa Stade Brest sedang menghadapi tantangan berat setelah hanya mengumpulkan satu poin dari tiga laga awal Ligue 1 musim ini.
Hasil buruk tersebut menempatkan Stade Brest di posisi ke-17 klasemen sementara Ligue 1, yang berarti mereka kini berada di zona berbahaya karena hanya satu tingkat di atas dasar klasemen.
Transfer Mees Hilgers ke Stade Brest diyakini akan memberi suntikan energi baru bagi lini pertahanan klub, mengingat mereka membutuhkan soliditas tambahan untuk bisa keluar dari ancaman degradasi.
Bagi Mees Hilgers sendiri, kepindahan ke Stade Brest bisa menjadi langkah penting dalam kariernya, sebab bermain di Ligue 1 memberikan kesempatan berkompetisi di salah satu liga terbaik Eropa.
Jika transfer ini benar-benar rampung, maka Mees Hilgers akan menjadi salah satu pemain kunci yang diharapkan membantu Stade Brest kembali bersaing di papan tengah klasemen Ligue 1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi