- Era Baru Italia di Bawah Gennaro Gattuso
- Gattuso menyiapkan formasi 4-2-3-1 dengan Donnarumma sebagai kiper utama
- Sesuai karakternya, Gattuso ingin menanamkan gaya bermain penuh intensitas dan pressing ketat
Suara.com - Timnas Italia memasuki babak baru di kualifikasi Piala Dunia 2026. Setelah Luciano Spalletti dipecat pada Juni lalu, tongkat estafet kini berada di tangan Gennaro Gattuso.
Debutnya sebagai pelatih Azzurri akan tersaji pada laga kontra Estonia di Stadio di Bergamo, Jumat (5/9) malam waktu setempat.
Di bawah Spalletti, Italia tampil tak konsisten. Kekalahan telak 0-3 dari Norwegia menjadi titik balik sebelum akhirnya menang 2-0 atas Moldova.
Namun hasil itu tak cukup menyelamatkan posisinya.
Gattuso, yang dikenal dengan gaya agresif dan penuh energi saat masih bermain, langsung memberi sentuhan berbeda.
Ia memastikan akan meninggalkan pola tiga bek Spalletti dan kembali ke sistem empat bek sejajar.
Formasi yang diprediksi bakal digunakan adalah 4-2-3-1, dengan Gianluigi Donnarumma tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar.
Di lini tengah, duet Sandro Tonali dan Nicolò Barella tampaknya tak tergantikan. Kombinasi keduanya diharapkan bisa memberi keseimbangan, baik saat bertahan maupun membangun serangan.
Gattuso diyakini akan menekankan intensitas dan agresivitas pressing, sesuatu yang sangat identik dengan karakternya semasa aktif bermain.
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Taiwan: Head to Head dan Rekor Kemenangan 10-1
Kehilangan Gianluca Scamacca karena cedera lutut membuat opsi serangan sedikit berkurang. Namun Italia masih memiliki Mateo Retegui dan Moise Kean sebagai ujung tombak.
Retegui kemungkinan diplot sebagai striker tunggal, sementara Kean akan bergerak lebih fleksibel di belakangnya bersama Matteo Politano dan Mattia Zaccagni. Skema ini diharapkan memberi variasi dalam membongkar pertahanan Estonia.
Prediksi Line-up Italia vs Estonia (4-2-3-1):
Donnarumma; Di Lorenzo, Calafiori, Bastoni, Dimarco; Barella, Tonali; Politano, Kean, Zaccagni; Retegui.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia vs Taiwan: Head to Head dan Rekor Kemenangan 10-1
-
Pelatih Irak Soroti Kerugian Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Spanyol Pesta Gol Lawan Bulgaria, Luis de la Fuente Tak Puas
-
Arab Saudi Kalahkan Negara Eropa Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Tolak Panggilan Timnas Indonesia, Konsekuensi Menanti Mees Hilgers
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
John Herdman: Saya Memulai di Dunia Pelatih Pada Usia 17 Tahun
-
John Herdman Blak-blakan DNA Kanada Akan Dibawa Demi Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia
-
Mengenal Sir Bobby Robson, Legenda Inggris yang Jadi Inspirasi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
-
Siapa Bobby Robson? Sosok Terpenting di Karier Sepak Bola John Herdman
-
3 Keuntungan Besar Menanti Persib Jika Sukses Daratkan Eks Bintang PSG Layvin Kurzawa
-
Rekam Jejak Karier Samu Castillejo yang Dirumorkan ke Persib: Pernah Raih Scudetto Serie A Italia
-
Kata-kata Pep Guardiola Usai Manchester City Rekrut Marc Guehi
-
11 Tembakan Verona ke Emil Audero, Empat Digagalkan
-
Ulang Tahun ke-20, Viking Karawang Berharap Persib Juara Lagi dan Tembus Final ACL 2
-
Napoli Dihantam Badai Cedera Jelang Duel Liga Champions, Conte Tak Mau Ngeluh