- Marselino Ferdinan resmi bergabung ke AS Trencin dengan status pinjaman dari Oxford United
- AS Trencin punya ikatan erat dengan Indonesia, mulai dari jejak Witan Sulaeman hingga pelatih Ricardo Moniz
- Kepemilikan klub oleh Tschen La Ling memberi warna khusus, karena selain membawa transformasi besar hingga masa keemasan Trencin
Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, akhirnya mendapatkan kepastian masa depannya.
Gelandang berusia 20 tahun itu resmi bergabung dengan klub asal Slovakia, AS Trencin, pada Sabtu (6/9/2025).
Marselino datang dengan status pinjaman dari klub Inggris, Oxford United, hingga akhir musim 2025/26.
“Oxford United mengonfirmasi bahwa gelandang Marselino Ferdinan telah bergabung dengan klub Slovakia, AS Trencin, dengan status pinjaman hingga akhir musim,” tulis pernyataan klub asal Inggris tersebut.
Oxford menyebut kepindahan ini akan menjadi kesempatan emas bagi sang pemain untuk menimba pengalaman berharga di Eropa.
Klub Slovakia Rasa Indonesia
Kepindahan Marselino membuat publik Indonesia kembali mengingat jejak Witan Sulaeman yang juga sempat berkostum AS Trencin pada 2022.
Fakta uniknya, klub Trencin begitu lekat dengan Indonesia. Pelatihnya saat ini ialah Ricardo Moniz.
Moniz ialah pelatih keturunan Indonesia. Ricardo Moniz lahir pada 17 Juni 1964 di Belanda.
Baca Juga: Gabung ke AS Trencin, Marselino Ferdinan Dilatih 'Musuh' Nathan Tjoe-A-On
Ricardo Moniz memiliki darah Asia, tepatnya dari Indonesia dan Tiongkok lewat garis keturunan ibunya, serta Suriname dari ayahnya.
Tak hanya itu, AS Trencin saat ini diketahui dimiliki oleh legenda Ajax, Tschen La Ling.
La Ling membeli 80 persen saham klub pada 2007. Sejak saat itu, Trencin menjalani transformasi besar-besaran.
Meski sempat terdegradasi ke kasta kedua, Trencin bangkit dan mencatat masa keemasan pada periode 2014–2016.
Dalam kurun waktu tersebut, mereka sukses meraih dua gelar Liga Slovakia dan dua trofi Slovnaft Cup secara beruntun.
Nah La Ling ini, saat bermain di Ajax pernah satu tim dengan nama-nama besar seperti Johan Cruyff, Simon Tahamata, dan Gerald Vanenburg.
Tag
Berita Terkait
-
Gabung ke AS Trencin, Marselino Ferdinan Dilatih 'Musuh' Nathan Tjoe-A-On
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia U-23 vs Macau: Buffon Starter, Struick di Bench
-
Timnas Indonesia U-17 Gelar TC di Bulgaria, Panggil 5 Pemain Diaspora
-
Jadwal dan Link Streaming Timnas Indonesia U-23 vs Macau: Laga Hidup Mati Garuda Muda
-
Ranking FIFA Lebanon Lebih Tinggi, Ini Hitungan Poin yang Bisa Didapat Timnas Indonesia
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
13 Tahun Lalu Bela Belanda, Kini Ezra Walian dan Calvin Verdonk Reuni di Timnas Indonesia
-
Persib Pesta Gol ke Gawang Persik, Bojan Hodak Bongkar Faktor X Kemenangan Maung Bandung
-
Teja Paku Alam Terabaikan Timnas Indonesia, Bukti Kokohnya Lini Belakang Persib?
-
Hasil Super League: Persib Bantai Persik 3-0, Thom Haye Cetak Gol!
-
John Herdman Realistis Soal Pemanggilan Pemain? Ini Analisa Pengamat
-
Jadwal Latihan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Ada yang Kalah Saing, 4 Pemain Keturunan Era STY yang Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia
-
PSSI Miris Lihat Serangan Rasisme ke Mikael Tata dan Kakang Rudianto yang Mencoreng Fair Play Liga 1
-
Marc Klok Ungkap Pentingnya FIFA Series 2026 untuk Timnas Indonesia
-
Takut Pulang ke Tanah Air, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dikabarkan Cari Suaka di Australia