- Perubahan Taktik Signifikan: Pelatih baru Johnny Jansen membawa perubahan taktik yang membuat permainan Bali United dinilai lebih bergairah dan berenergi.
- Karakter Khas Pelatih Belanda: Gaya kepemimpinannya yang tegas, disiplin, dan tanpa pilih kasih disebut Rahmat mirip dengan karakter pelatih Belanda lain yang pernah menanganinya.
- Tantangan Pribadi Rahmat: Meskipun memuji sistem baru, pemain senior Rahmat kini menghadapi tantangan untuk merebut kembali posisi starter yang belum ia dapatkan musim ini.
Suara.com - Angin perubahan tengah berembus kencang di markas Bali United. Di bawah arahan nakhoda baru asal Belanda, Johnny Jansen, skuad Serdadu Tridatu disebut tengah menjalani sebuah revolusi taktik. Hal ini diungkapkan langsung oleh salah satu pemain paling senior di tim, Rahmat.
Setelah melewati empat pekan kompetisi Super League 2025/2026, Rahmat, yang sudah lima tahun membela Bali United, merasakan ada sesuatu yang berbeda, sebuah energi baru yang disuntikkan oleh sang pelatih.
“Gaya permainan kami berbeda dan lebih bergairah. Bukan berarti musim sebelumnya tidak, artinya ada perbedaan pola dan taktikal permainan,” kata Rahmat di Gianyar, Bali, Senin.
Bagi Rahmat, yang pernah merasakan tangan dingin Robert Rene Albert dan Wim Rijsbergen saat masih di PSM Makassar, gaya kepemimpinan Jansen terasa sangat familiar.
Ia melihat ada benang merah yang menyatukan karakter para pelatih dari Negeri Kincir Angin tersebut.
“Satu kesamaan itu adalah soal disiplin dan karakter ke semua pemain itu tegas serta tidak pilih kasih. Rata-rata semua pelatih dari Belanda ini berlatih pagi hari dan cara bermain dengan filosofi mereka hampir sama,” ucapnya.
Namun, di tengah pujiannya terhadap sistem baru yang lebih bergairah, ada sebuah ironi yang dihadapi Rahmat secara pribadi.
Sang pemain, yang musim-musim sebelumnya kerap menjadi andalan baik sebagai starter maupun supersub, kini justru belum mendapat kesempatan bermain sebagai pemain inti hingga pekan keempat.
Meski begitu, ia tetap berusaha menunjukkan kualitasnya dalam setiap sesi latihan dan laga uji coba, termasuk saat timnya berhadapan dengan Perseden Denpasar di Bali United Training Center.
Baca Juga: Terungkap! Eliano Reijnders Bakal Jadi Bek Kanan di Persib Bandung, Berebut Tempat dengan Kakang
Kini, skuad Serdadu Tridatu terus mengasah taktik baru racikan Jansen. Semua persiapan ini akan menemui ujian sesungguhnya saat mereka harus melakoni laga tandang berat ke markas Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS) pada Minggu (14/9) mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan
-
Klasemen BRI Super League: Borneo FC Samai Perolehan Poin Persib Bandung, Persaingan Makin Sengit
-
John Herdman Panggil 3 Pemain Persib, Beckham Putra Dicoret!
-
BRI Youth Champion League 2026 Digelar, Eks Pemain Timnas Indonesia Beri Apresiasi
-
Timnas Indonesia U-17 Hadapi Grup Neraka, Kurniawan Tetap Bidik Tiket Piala Dunia U-17 2026
-
Kurniawan Pangkas Skuad Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Asia, Striker Andalan Dicoret!
-
Dony Tri Pamungkas Dilirik Klub Polandia, Fokus Utama Tetap Persija
-
Timnas Indonesia Hadapi Oman di FIFA Matchday 2026
-
Bojan Hodak Senang Lihat Bobotoh dan Aremania Berdampingan di Stadion GBLA
-
Persaingan BRI Super League Sengit, Marcos Santos Sebut Tiga Kandidat Kuat Juara