Eliano Reijnders
Tim Geypens
Dion Markx
Kehadiran mereka bukan hanya sekadar menambah opsi, tetapi juga membawa pengalaman berharga dari kompetisi elite Eropa.
Nama-nama seperti Jay Idzes yang kini bermain di Serie A bersama Sassuolo, Kevin Diks di Gladbach hingga Maarten Paes yang membela FC Dallas di MLS, menambah sentuhan internasional dalam tubuh Garuda.
Efek nyata dari kebijakan ini mulai terasa. Indonesia tampil lebih percaya diri di Kualifikasi Piala Dunia 2026, bahkan mampu menahan tim-tim kuat Asia.
Baca Juga: Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Lebanon: Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra Starter
Kombinasi pemain lokal dengan naturalisasi membuat Timnas terlihat lebih seimbang dalam hal kualitas dan kedalaman skuad.
Kontroversi dan Pro-Kontra
Meski dianggap sukses, kebijakan naturalisasi di era Dito tidak lepas dari kritik. Beberapa pihak menilai naturalisasi berlebihan bisa menghambat talenta lokal.
Namun, Dito menegaskan bahwa naturalisasi bukan pengganti pembinaan, melainkan pelengkap.
“Pembinaan usia muda tetap prioritas, naturalisasi hanya strategi jangka pendek hingga menengah,” ujarnya.
Kini, setelah Dito Ariotedjo digantikan oleh Prabowo Subianto sebagai Menpora, warisan kebijakan naturalisasi masih menjadi perbincangan hangat.
Deretan pemain keturunan yang telah resmi menjadi WNI di era Dito adalah bagian dari sejarah baru Timnas Indonesia.
Pertanyaannya, apakah kebijakan ini akan terus berlangsung atau akan berakhir di era pengganti Dito?
Kontributor: Adam Ali
Tag
Berita Terkait
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Lebanon: Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra Starter
-
Shin Tae-yong KW Siap Bikin Timnas Indonesia U-23 Kocar-kacir, Ada Misi Balas Dendam?
-
Lihat Hasil Timnas Indonesia vs Lebanon di Sini, Link Live Streaming Gratis dan Berbayar
-
Sesaat Lagi Timnas Indonesia Tanding! Jay Idzes dan Kevin Diks Comeback, Eliano Reijnders No 10
-
Pelatih Kroasia Soroti 4 Pemain Timnas Indonesia Jelang Hadapi Lebanon
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA