- Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, menyalurkan 125 paket perlengkapan kebersihan untuk korban banjir di tiga provinsi Sumatra.
- Donasi tersebut disalurkan secara diam-diam melalui Yayasan Amal Produktif untuk membantu para penyintas bencana alam.
- Aksi kepedulian ini dilakukan Verdonk saat ia tengah menjalani proses pemulihan cedera hamstring yang dialaminya.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana di Sumatera.
Verdonk yang saat ini berkarier di LOSC Lille diketahui melakukan aksi nyata untuk para korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dari unggahan akun Instagram @naufalafh, Calvin Verdonk mengirimkan 125 paket perlengkapan kebersihan (hygiene kit) melalui Yayasan Amal Produktif.
Paket tersebut berisi kebutuhan dasar yang sangat diperlukan penyintas bencana di posko pengungsian.
Tindakan Calvin sejatinya dilakukan secara diam-diam. Dalam unggahan tersebut, pihak yang menjadi perantara bantuan menyebut bahwa Calvin sebenarnya tidak ingin kebaikannya dipublikasikan.
Namun mereka tetap membagikannya dengan alasan ingin menginspirasi banyak orang, khususnya para pendukung Timnas Indonesia.
“Calvin Verdonk bilang amanahnya nggak perlu di-expose, tapi maaf aku post tanpa izin karena sayang banget kalau kebaikan nggak kita sebarkan. Semoga menginspirasi kita semua terutama pencinta Timnas Indonesia,” tulis akun tersebut.
Saat ini, pemain berusia 28 tahun itu sedang menjalani pemulihan cedera hamstring yang ia alami saat memperkuat Lille. Cedera tersebut membuatnya absen dalam beberapa laga Lille termasuk melawan Marseille.
Sementara itu, dalam beberapa pekan terakhir, bencana besar melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.
Baca Juga: Media Vietnam Sindir Habis Timnas Indonesia U-22 Dikalahkan Filipina
Hujan ekstrem memicu banjir besar serta longsor yang menelan korban jiwa dan mengakibatkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal.
Data terbaru BNPB per Selasa (9/12/2025) mencatat total korban meninggal mencapai 964 jiwa, sementara ratusan lainnya masih dinyatakan hilang dan terus dalam pencarian.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Media Vietnam Sindir Habis Timnas Indonesia U-22 Dikalahkan Filipina
-
Dear Myanmar, Pelatih Filipina Kasih Tutorial Kalahkan Timnas Indonesia U-22
-
Ketua DPD RI Soal Bencana Sumatera Masih Tutup Keran Bantuan Asing: Bangsa Kita Masih Mampu
-
Vietnam Janji Tak Main Mata, Siap Bantu Timnas Indonesia ke Semifinal SEA Games 2025
-
Update Pelatih Timnas Indonesia! PSSI Belum Tetapkan 5 Nama, Beckham Putra Pilih Bersikap Ini
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Gagal Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026, Federasi Vietnam Senggol Timnas Indonesia
-
Cristiano Ronaldo Belum Pikirkan Pensiun, Fokus Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ole Romeny Jadi Predator Ganas Timnas Indonesia, Cetak 6 Gol dari 10 Pertandingan
-
Disebut Pejuang Sejati, Elkan Baggott Bikin Pelatih Mozambik Angkat Topi!
-
Update Cedera Neymar, CBF Keluarkan Hasil Pemeriksaan MRI Terbaru Jelang Kickoff Piala Dunia 2026
-
Roberto Martinez: Ronaldo Luangkan Waktu dan Tenaga 24 Jam untuk Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Tersisih dari Piala Dunia, Cole Palmer dan Joao Pedro Justru Tampil di Film Confessions II
-
Mengapa Piala Dunia 2026 Dipenuhi Pemain Berusia 40 Tahun? Ini Penjelasan Sains dan Rahasianya
-
FIFA Larang Bendera Lama Iran Berkibar di Stadion Saat Piala Dunia 2026
-
Kondisi Bukayo Saka Mengkhawatirkan, Thomas Tuchel Hati-Hati Mainkan di Piala Dunia 2026