- Kurang kebugaran jadi kendala besar
- Kritik keras dari pakar jelang dan usai laga
- Comeback gagal Isak
Suara.com - Alexander Isak, rekrutan terbaru Liverpool senilai £125 juta, harus menelan pil pahit dalam penampilan pertamanya untuk Timnas Swedia sejak tiga bulan terakhir.
Penyerang asal Swedia ini gagal mencegah timnya dikalahkan Kosovo 2-0 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Senin (8/9/2025) malam WIB di Pristina.
Isak baru masuk pada menit ke-72 menggantikan Anthony Elanga dari Newcastle. Namun kehadirannya tak banyak memberi dampak positif bagi Swedia yang saat itu sudah tertinggal dua gol.
Bahkan, satu-satunya catatan negatif Isak adalah kartu kuning akibat berselisih dengan Fidan Aliti dari Kosovo.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi harapan Swedia untuk lolos ke Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tahun depan.
Sebelum laga, Isak sudah absen sejak Mei dan tidak menjalani latihan penuh bersama timnas.
Pelatih Swedia, Jon Dahl Tomasson, sempat menyatakan kekhawatirannya terkait kondisi fisik Isak, apalagi ia hanya bermain sebagai cadangan saat Swedia menahan imbang Slovenia 2-2 pada laga sebelumnya.
Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi striker Liverpool yang baru menuntaskan kepindahannya dari Newcastle pada deadline day musim panas lalu.
Pelatih Tomasson menyatakan bahwa Isak sudah diberikan waktu bermain maksimal mengingat kondisi fisiknya.
Baca Juga: Kata-kata Jay Idzes Soal Permainan Kasar Timnas Lebanon: Tidak Ada...
Meski begitu, kontribusi Isak tidak mampu mengubah jalannya pertandingan, dan Swedia pun harus menerima kekalahan yang mengejutkan ini.
Kekalahan ini membuat posisi Swedia di klasemen Grup empat menjadi semakin sulit.
Saat ini, Swedia menempati posisi ketiga, tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen, Swiss, yang berhasil memenangi dua laga awal mereka.
Kekalahan ini juga menambah tekanan bagi Swedia, karena hanya tim peringkat pertama di grup yang akan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.
Artinya, peluang Swedia untuk tampil di turnamen empat tahunan ini mulai menipis, terutama setelah hasil mengejutkan melawan Kosovo.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!