- Ma Ning adalah wasit berpengalaman dengan reputasi kontroversial.
- Sejumlah keputusan Ma Ning menjadi sorotan besar dan menuai kritik keras.
- Jika sebelumnya Federasi Sepak Bola China selalu melindungi reputasi Ma Ning, kini di era Song Kai, Komite Evaluasi Wasit lebih tegas
Suara.com - Laga Timnas Indonesia vs Irak di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan dipimpin wasit kontroversial dari Cna, Ma Ning.
Laga Timnas Indonesia vs Irak akan digelar pada 11 Oktober 2025 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Informasi penunjukan Ma Ning pertama kali mencuat lewat akun X @Iraqfpg, yang menyebut tim wasit asal China mendapat mandat untuk memimpin duel krusial ini.
Lahir pada 14 Juni 1979 di Liaoning, Ma Ning awalnya bukan meniti karier di dunia sepak bola, melainkan atlet lari jarak menengah.
Ia kemudian menempuh pendidikan di Shenyang Sports University, sebelum menjadi pengajar olahraga di beberapa kampus ternama di Tiongkok.
Perjalanan menuju dunia wasit dimulai pada 2005, ketika ia mengikuti pelatihan nasional Federasi Sepak Bola Tiongkok.
Bakat dan ketegasannya langsung terlihat, Ma Ning meraih peringkat pertama dalam tes teori maupun fisik.
Debutnya di Chinese Super League (CSL) terjadi pada 2010.
Sejak saat itu, ia dikenal sebagai wasit “berani mati” yang tidak ragu mengeluarkan kartu.
Baca Juga: Tak Hanya Marceng, Calon Bintang Asia Ini Juga Harus Jalani Musim Kelam di Benua Eropa
Bahkan, pada laga panas Shanghai Shenhua melawan Shanghai SIPG tahun 2015, ia menjadi sorotan besar setelah mengusir tiga pemain sekaligus hanya dalam satu pertandingan.
Sejak saat itu, reputasi Ma Ning sebagai pengadil lapangan dengan julukan Sang Raja Kartu.
Bau Busuk Rekam Jejak Ma Ning
Gaya kepemimpinan Ma Ning sering memicu pro-kontra.
Para pemain menilai dirinya terlalu cepat mengeluarkan kartu, sementara sebagian lainnya memuji konsistensinya yang membuat pertandingan tetap terkendali.
Salah satu momen paling heboh dari Ma Ning terjadi di ajang Liga Champions Asia 2019.
Berita Terkait
-
Tak Hanya Marceng, Calon Bintang Asia Ini Juga Harus Jalani Musim Kelam di Benua Eropa
-
Timnas Indonesia Didoakan Orang Penting Lolos ke Piala Dunia 2026 Jumpa Belanda
-
Shivakorn Pu-Udom, sang Mimpi Buruk yang Kembali Datangi Indonesia di Ronde Keempat
-
Tiga Kontroversi Wasit Sivakorn Pu-udom Bikin Suporter Timnas Indonesia Cemas Hadapi Irak
-
Rapor Pemain Indonesia di Liga Thailand 2025, Siapa yang Paling Bersinar Musim Ini?
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Bulgaria Sindir Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Usai Lebaran 2026, Nonton Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
-
John Herdman Bersih-Bersih! 17 Pemain Dicoret dari Timnas Indonesia
-
Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Paspor Pemain Keturunan Indonesia di Eredivisie Jadi Skandal, Status Maarten Paes Disorot
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Musim Ini Telah Berakhir Buat Matthijs de Ligt?
-
Bintang Persib Tercoret, Ini Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Seruan Rasis ke Pemain Arab Berulang Kali Dilakukan, FIFA Cuma Kasih Denda ke Israel
-
FIFA Terus Didesak Pindahkan Laga Iran di Piala Dunia 2026 ke Meksiko