-
Marcus Rashford harus memulai laga Barcelona vs Getafe dari bangku cadangan karena datang terlambat dua menit untuk pertemuan tim.
-
Pelatih Hansi Flick memiliki aturan disiplin yang ketat, dan beberapa pemain sebelumnya juga sempat dicadangkan karena terlambat hadir latihan atau pertemuan.
-
Meski demikian, Rashford masuk di babak kedua dan memberikan assist untuk gol ketiga, membantu Barcelona menang 3-0 serta menunjukkan adaptasinya di tim baru.
Suara.com - Marcus Rashford harus memulai laga Barcelona kontra Getafe di Estadi Johan Cruyff, Barcelona, Senin (22/6/2025), dari bangku cadangan karena terlambat hadir hanya dua menit untuk pertemuan tim.
Dilansir dari ESPN, penyerang Inggris itu sebenarnya diprediksi akan menjadi starter setelah mencetak dua gol saat menang atas Newcastle United di Liga Champions tengah pekan lalu.
Namun, Rashford tiba pada pukul 09.32 WIB, sedangkan pertemuan tim dijadwalkan pukul 09.30 WIB, sehingga pelatih Hansi Flick menegakkan aturan disiplin ketat. Trio penyerang awal pada laga itu adalah Raphinha, Ferran Torres, dan Robert Lewandowski.
Flick dikenal tidak mentolerir keterlambatan. Beberapa pemain sebelumnya juga sempat dicadangkan karena alasan serupa, termasuk Raphinha yang harus duduk di bangku cadangan saat melawan Valencia.
Jules Kounde dan Inaki Pena, kini di Elche, juga pernah terkena sanksi karena melanggar aturan kedisiplinan Flick.
Meski demikian, Rashford tampil gemilang setelah masuk di babak kedua. Ia menjadi kreator gol ketiga Barcelona dalam kemenangan 3-0, memberikan assist kepada Dani Olmo setelah Torres mencetak dua gol di paruh pertama.
Sejak bergabung dengan Barcelona musim panas lalu dengan status pinjaman dari Manchester United, Rashford mulai menyesuaikan diri. Dalam tiga pertandingan terakhirnya, ia mencatat dua gol dan dua assist, setelah empat laga awal tanpa kontribusi.
Barcelona akan menghadapi Real Oviedo pada Kamis mendatang, dengan target mempertahankan rekor tak terkalahkan di awal musim LaLiga.
Baca Juga: Sang Ayah Siapkan Pesta! Isyarat Lamine Yamal Jadi Peraih Ballon dOr 2025?
Berita Terkait
-
Sang Ayah Siapkan Pesta! Isyarat Lamine Yamal Jadi Peraih Ballon dOr 2025?
-
Skandal! Pemenang Ballon dOr 2025 Bocor, Lamine Yamal Kalahkan Dembele?
-
Ballon dOr 2025: Dembele atau Vitinha? PSG Bisa Pecah Suara, Lamine Siap Curi Panggung
-
Pertandingan Barcelona Vs Getafe Diwarnai Suporter yang Bawa Bendera Palestina
-
Ferran Torres Gemilang, Barcelona Raih Kemenangan 3-0 Atas Getafe di Estadi Johan Cruyff
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Australia Sudah Bergerak, PSSI Bisa Kehilangan Striker Keturunan 20 Tahun
-
Harga Pasar Ragnar Oratmangoen Kalahkan Satu Skuad Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026!
-
Blak-blakan Pelatih Bulgaria Akui Ngeri Hadapi Timnas Indonesia: Skuad Garuda Makin Tangguh!
-
Kapan Stadion Baru Manchester United Selesai? Begini Penjelasan CEO Pengembangan
-
Beri Motivasi, Rivaldo Kunjungi Sesi Latihan Timnas Brasil di Orlando
-
Riccardo Calafiori Siap Hancurkan Irlandia Utara, Singgung Kedekatan Tak Biasa dengan Gattuso
-
Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus, Persija Siap Kejar Persib di Sisa Musim
-
Nama Luke Vickery Mencuat, Pengamat: Potensial tapi Harus Lewati Persaingan Ketat
-
Struktur Formasi Aneh John Herdman, Tanpa Playmaker dan Misteri Rotasi Skuad!
-
Komentar Mengejutkan Patrick Kluivert, Tak Merasa Bersalah Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Pildun