- Kasus FAM menunjukkan bahaya manipulasi dokumen dalam naturalisasi pemain.
- Proses naturalisasi menurut aturan FIFA sangat ketat dan tidak bisa instan.
- PSSI menjadi contoh penerapan jalur legal naturalisasi. Lewat identifikasi pemain keturunan, pengecekan dokumen, koordinasi dengan pemerintah, penerbitan paspor, hingga pengajuan change of association ke FIFA
Suara.com - Sepak bola Malaysia sedang jadi sorotan dunia setelah Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dijatuhi sanksi berat oleh FIFA.
Kasus naturalisasi tujuh pemain asing yang dianggap melanggar aturan membuat Malaysia harus membayar denda miliaran rupiah, sementara para pemain dijatuhi larangan tampil selama setahun.
Kasus ini tak hanya memukul citra FAM, tetapi juga membuka mata publik tentang betapa rumit dan ketatnya aturan FIFA dalam hal naturalisasi pemain.
Proses ini tak bisa dijalankan sembarangan, apalagi dengan dokumen yang cacat administrasi.
Hukuman Berat untuk Malaysia
FIFA melalui Komite Disiplin menyatakan FAM bersalah karena melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA yang melarang pemalsuan atau manipulasi dokumen.
Akibatnya, FAM didenda 350.000 franc Swiss (Rp7,3 miliar), sementara tujuh pemain—Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel—dilarang berpartisipasi dalam semua aktivitas sepak bola selama 12 bulan.
Bagi Malaysia, ini jelas menjadi pukulan besar. Namun di balik itu, kasus ini juga menyoroti bagaimana seharusnya jalur naturalisasi dilakukan sesuai dengan aturan FIFA.
Bagaimana Proses Naturalisasi yang Sah Menurut FIFA?
FIFA telah menetapkan aturan ketat dalam Statuta FIFA Pasal 5–8 terkait kelayakan pemain membela tim nasional. Jalurnya tidak bisa instan, ada sejumlah syarat utama:
Baca Juga: Sadar dan Akui Salah, FAM Keras Hati 7 Pemain Ilegal Sah sebagai Warga Malaysia
Kewarganegaraan Sah
Pemain harus terlebih dahulu mendapatkan kewarganegaraan sah dari negara yang ingin ia bela.
Dokumen legal seperti paspor, kartu identitas, dan akta kewarganegaraan harus valid dan tidak bermasalah.
Kriteria Kelayakan (Pasal 7 Statuta FIFA)
Seorang pemain boleh membela tim nasional jika memenuhi salah satu syarat:
Lahir di negara tersebut.
Berita Terkait
-
Sadar dan Akui Salah, FAM Keras Hati 7 Pemain Ilegal Sah sebagai Warga Malaysia
-
Akal Bulus FAM! 7 Pemain Ilegal Malaysia Hilang Bak Ditelan Bumi
-
FAM Kena Batunya Gegara 7 Pemain Ilegal, Pemain Jerman: Terbongkar!
-
Skandal Naturalisasi Malaysia, Orang Dekat Erick Thohir Kasih Sindiran Menohok
-
FIFA Jatukan Sanksi Berat kepada Malaysia, Menpora Geram: Saya Sedih dan Marah
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Ipswich Town Promosi ke Premier League, Posisi Elkan Baggott Justru Terancam Terpinggirkan
-
Kebanyakan Tampil di Kandang, PSSI Akui Timnas Indonesia Belum Menarik Bagi Negara Lain
-
Live Streaming Semen Padang vs Persebaya: Ambisi Bernardo Tavares Hapus Kutukan
-
Bernardo Tavares Minta Persebaya Tak Remehkan Semen Padang
-
Respons Persib Bandung Usai Dijatuhi Sanksi Oleh AFC
-
Klub Brunei DPMM FC Rekrut Kapten Persita Usai Lepas Ramadhan Sananta
-
Dipastikan Degradasi, Semen Padang Janji Tetap Profesional saat Hadapi Persebaya Surabaya
-
Bintang Timnas Indonesia Dukung Lamine Yamal Usai Kibarkan Bendera Palestina
-
Anak Emile Heskey Jadi Pahlawan Manchester City saat Juarai FA Youth Cup
-
Victor Osimhen Diminta Tinggalkan Galatasaray demi Liga Champions