-
Aymen Hussein, striker Irak, tengah mengalami penurunan performa dengan hanya satu gol dalam tujuh laga terakhir
-
Legenda Faisal Aziz menilai posisinya terancam oleh Mohanad Ali yang sedang onfire
-
Kondisi buruk Hussein bisa jadi keuntungan besar bagi pertahanan Timnas Indonesia
Suara.com - Striker andalan Irak yang pernah menjadi momok menakutkan bagi Skuad Garuda, Aymen Hussein kini dilaporkan tengah berada dalam periode terburuknya dan menuai kritik tajam jelang laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Timnas Indonesia.
Aymen Hussein penyerang berusia 29 tahun, sebenarnya memiliki rekam jejak yang mentereng, melawan Timnas Indonesia.
Nyataya ia dua kali membobol gawang skuad Garuda di ajang Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Dunia sebelumnya. Namun, ketajamannya kini seolah sirna.
Meskipun selalu dipercaya sebagai starter oleh pelatih Graham Arnold, Hussein tampil mengecewakan dengan hanya mampu mencetak satu gol dalam tujuh pertandingan terakhirnya.
Penurunan performa drastis yang dialami striker Singa Mesopotmia inilah yang menjadi sorotan legenda sepak bola Irak, Faisal Aziz.
Aziz mengaku kecewa berat melihat penampilan Aymen Hussein. Padahal, menurutnya gaya bermain sang striker sangat cocok dengan skema yang diusung oleh Graham Arnold.
"Saat ini Aymen Hussein tidak dalam kondisi terbaiknya. Pertandingan Al Karma melawan Erbil akan menjadi kesempatan terakhir Hussein untuk membuktikan kebugarannya, karena timnas Irak sangat membutuhkan jasanya," ucap Aziz dikutip dari Winwin.
"Gaya bermainnya cocok dengan pelatih Australia [Arnold], yang mengandalkan umpan silang, dan Anda tidak akan menemukan pilihan yang lebih baik daripada kepala Hussein," imbuhnya.
Lebih jauh, legenda era 1980-an itu bahkan tak segan memprediksi bahwa posisi Hussein kini berada di ujung tanduk.
Baca Juga: Emil Audero Bisa Absen Puluhan Hari, Potensi Timnas Indonesia Tanpa Kiper Andalan di Putaran 4
Jika ia tak kunjung menunjukkan perbaikan, posisinya sebagai starter diyakini akan direbut oleh pesaingnya, Mohanad Ali yang justru tengah dalam performa menanjak.
"Menurut saya posisi Hussein terancam, mengingat performa gemilang Ali yang sedang menikmati masa terbaiknya bersama klub, dan ia terus mencetak gol," ucap Aziz.
"Itulah mengapa saya pikir ia akan menjadi starter dalam dua pertandingan play-off Irak, khususnya pertandingan melawan Indonesia, karena Ali selalu bersinar melawan tim-tim Asia Timur, dan Piala Raja di Thailand adalah contoh terbaiknya," lanjutnya.
Situasi melempemnya sang predator utama ini jelas menjadi sebuah keuntungan yang harus bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh lini pertahanan Timnas Indonesia saat kedua tim bentrok di Jeddah pada 11 Oktober mendatang.
Berita Terkait
-
Andalan PSIM Yogyakarta Raka Cahyana dan Cahya Supriadi Dipanggil Perkuat Timnas Indonesia U-23
-
Pengamat: Indra Sjafri Tak Perlu Lama Bentuk Tim Kuat untuk SEA Games 2025
-
PSSI: Track Record Indra Sjafri Bagus di SEA Games
-
Alex Pastoor Blak-blakan Nikmati Peran di Timnas Indonesia
-
Berapa Lama Proses Penyembuhan Cedera Emil Audero?
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Dihantui Kontroversi: ICE Ambil Peran Kunci, Suporter Waswas?
-
Panas! Presiden FIFA Gianni Infantino Ingin Cabut Sanksi Rusia, UEFA Lawan Mati-matian
-
Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak di Brasil hingga 2030, Kantongi Gaji Rp170 Miliar
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Waduh! 9 Pemain Absen di Laga Liverpool vs Brighton, Arne Slot Bakal Mainkan Siapa?
-
Rodri Terancam Sanksi Berat! FA Dakwa Gelandang Man City Usai Kritik Pedas Wasit
-
Resmi! Dayot Upamecano Perpanjang Kontrak di Bayern Munich, Real Madrid dan PSG Gigit Jari
-
Ayahnya Pernah Main di Piala Dunia, Pemain Muda Keturunan Indonesia Ini Terusir dari PSV
-
Real Madrid Pastikan Kylian Mbappe Siap Lawan Real Sociedad, Arbeloa Janjikan Tiga Poin
-
Tottenham Tunjuk Igor Tudor sebagai Manajer Interim, Misi Pertama Kalahkan Arsenal