- Patrick Kluivert hadapi tantangan persiapan mepet Timnas Indonesia.
- Keterlambatan pemain terjadi karena jadwal resmi FIFA Matchday.
- Pemain harus siap tempur demi target Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Bagi sang pelatih, kurangnya Persiapan Ideal bukanlah alasan untuk menunjukkan performa yang buruk dalam menghadapi tantangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Ia akan berupaya keras agar Jay Idzes dan rekan-rekan satu timnya berada dalam kondisi mental dan fisik yang prima saat hari-H pertandingan.
“Kami tahu bahwa kami mewakili sebuah negara—negara besar dalam sepak bola. Jadi secara garis besar kami tahu apa yang ingin kami lakukan."
"Tapi pelaksanaannya, itulah yang paling penting bagi saya,” kata pelatih asal Belanda ini, yang menekankan pentingnya eksekusi strategi.
“Kami harus mengeksekusi di saat yang tepat, tajam dalam situasi bola mati, tahu apa yang ingin dilakukan, dan meraih hasil yang baik.”
Patrick Kluivert sangat mendambakan adanya waktu TC dengan jangka panjang, namun kenyataannya skuad baru bisa berkumpul secara lengkap di Arab Saudi pada tanggal 6 Oktober.
Kondisi ini menegaskan betapa singkatnya jendela waktu Timnas Indonesia untuk melakukan pematangan taktik dan fisik menjelang laga penentu di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pengaturan waktu ini sepenuhnya terikat dengan jadwal rilis pemain internasional sesuai kebijakan FIFA Matchday.
“Ya, sayangnya begitu. Kalau saya bisa mengubah tanggal kedatangan para pemain, tentu saya akan sangat senang, tapi tidak ada yang bisa saya lakukan," katanya menambahkan, mengakui keterbatasan yang ada.
Baca Juga: Patrick Kluivert Keluhkan Kedatangan Pemain Timnas Indonesia untuk TC Terlambat
Fokus utama staf pelatih kini adalah memanfaatkan setiap detik yang tersisa untuk memastikan semua pemain berada dalam kondisi Persiapan Ideal terbaik.
“Hal terpenting yang bisa kami lakukan sebagai staf pelatih adalah mempersiapkan pemain sebaik mungkin untuk pertandingan, memastikan mereka segar, fokus, dan bisa tampil di level yang tepat," tutupnya.
Terlepas dari hambatan waktu akibat FIFA Matchday, Timnas Indonesia diharapkan tetap menunjukkan semangat juang tinggi di bawah arahan Patrick Kluivert.
Mencapai hasil maksimal di dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 adalah target mutlak yang harus diperjuangkan.
Ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Patrick Kluivert dalam meramu strategi tanpa Persiapan Ideal yang memadai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Persija Jakarta Hadirkan Terobosan Baru, Jembatani Sepak Bola dan Literasi Investasi
-
Latihan Digeruduk The Jakmania Jelang Hadapi Persib, Persija Sambut Positif
-
Kapan Pertandingan Perdana John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia?
-
Lamine Yamal Lampaui Haaland dan Mbappe Jadi Pemain Termahal Sejagat
-
Filosofi Permainan Cepat John Herdman Bisa Mengubah Gaya Timnas Indonesia Jadi Lebih Agresif
-
Borneo FC Tumbang dari Persita, Duel Klasik Persib vs Persija Penentu Juara Paruh Musim
-
Manchester City Resmi Rekrut Antoine Semenyo Senilai Rp1,3 Triliun
-
Hasil Persita vs Borneo FC 2-0: Pendekar Cisadane Tak Tertahankan Masuk Persaingan Papan Atas
-
Rekor Unbeaten Akhirnya Runtuh! Sunderland Babak-belur di Markas Brentford