Bola / Bola Indonesia
Rabu, 08 Oktober 2025 | 10:59 WIB
Timnas Indonesia (AFC)
Baca 10 detik
  • Laga perdana krusial penentu nasib Timnas Indonesia di Grup B.

  • Patrick Kluivert andalkan Ole Romeny, Arab Saudi unggul sejarah pertemuan.

  • Hanya juara grup yang otomatis lolos ke Piala Dunia 2026.

Kepercayaan diri Timnas Indonesia sedikit meningkat berkat kenangan manis dalam pertemuan terakhir melawan Arab Saudi.

Memori Manis dan Misi Balas Dendam

Timnas Indonesia mencatat kemenangan bersejarah 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada November 2024.

Kemenangan itu diraih berkat gol tunggal Marselino Ferdinan yang membuat Arab Saudi harus tertunduk di Jakarta.

Itu merupakan kemenangan pertama skuad Garuda atas Green Falcons sepanjang sejarah pertemuan kedua tim di ajang internasional.

Namun, Arab Saudi datang ke Jeddah dengan membawa misi balas dendam setelah dipermalukan Timnas Indonesia di kandang.

Tim asuhan Hervé Renard sebelumnya harus finis di posisi ketiga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Hasil buruk itu terjadi setelah Arab Saudi terlalu sering bermain imbang dan kehilangan poin-poin penting pada babak sebelumnya.

Kondisi tersebut membuat Jepang dan Australia berhasil melenggang ke Piala Dunia tanpa halangan berarti, dan Patrick Kluivert bisa memanfaatkan ini.

Baca Juga: Duh! Patrick Kluivert Kasih Isyarat Kurang Baik Soal Ole Romeny

Jika berhasil finis di posisi kedua Grup B ini, Arab Saudi masih berpeluang lewat jalur putaran kelima, sama seperti harapan Timnas Indonesia.

Di putaran kelima, dua tim runner-up akan memperebutkan satu tiket menuju playoff antar-konfederasi menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kesiapan skuad Timnas Indonesia yang dilatih oleh Patrick Kluivert menjadi fokus utama untuk meredam ambisi besar Arab Saudi.

Proyeksi Kekuatan Skuad Patrick Kluivert

Pelatih Patrick Kluivert kemungkinan akan kembali menurunkan Ole Romeny di lini depan Timnas Indonesia meski masih dalam proses pemulihan cedera kaki.

Penyerang berusia 25 tahun itu tampil impresif sebelum cedera dengan mencetak tiga gol dalam empat laga terakhir Timnas Indonesia.

Jika Ole Romeny belum siap tampil, Ramadhan Sananta berpeluang menjadi starter di bawah arahan Patrick Kluivert.

Opsi serangan lain yang siap diturunkan oleh Patrick Kluivert adalah Ragnar Oratmangoen dan Mauro Zijlstra sebagai pelapis di Timnas Indonesia.

Di lini belakang, Jay Idzes dari Sassuolo dan Calvin Verdonk dari Lille tetap menjadi andalan untuk menjaga stabilitas pertahanan Timnas Indonesia.

Patrick Kluivert diprediksi tetap memakai formasi 4-2-3-1, skema yang sempat diuji dalam laga uji coba melawan Lebanon pada September lalu.

Formasi 4-2-3-1 yang diterapkan oleh Patrick Kluivert dianggap memberikan keseimbangan optimal antara pertahanan dan serangan Timnas Indonesia.

Diprediksi formasi Timnas Indonesia (4-2-3-1) akan diisi oleh: Maarten Paes; Sandy Walsh, Kevin Diks, Jay Idzes, Dean James; Joey Pelupessy, Calvin Verdonk; Miliano Jonathans, Ricky Kambuaya, Yakob Sayuri; Ole Romeny.

Patrick Kluivert telah menyiapkan semua pemain terbaik untuk menghadapi Arab Saudi di Grup B pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini.

Ancaman Bintang Arab Saudi

Di sisi lain, Arab Saudi masih mengandalkan bintang andalan mereka, Salem Al-Dawsari, yang telah menorehkan 25 gol internasional.

Firas Al-Buraikan dan Saleh Al-Shehri juga berpotensi menjadi ancaman utama di lini depan Arab Saudi yang harus diwaspadai Patrick Kluivert.

Penjaga gawang Nawaf Al-Aqidi akan dipercaya menjaga gawang, dengan Hassan Al-Tambakti sebagai palang pintu utama di lini belakang Arab Saudi.

Secara keseluruhan, Arab Saudi masih unggul dalam rekor pertemuan dengan Timnas Indonesia di sepanjang sejarah.

Dari 14 laga yang telah dimainkan, The Green Falcons memenangi 11 pertandingan, sementara Timnas Indonesia hanya mencatat satu kemenangan dan dua hasil imbang.

Namun, dalam dua pertemuan terakhir, Timnas Indonesia tak terkalahkan, menunjukkan adanya peningkatan signifikan di bawah Patrick Kluivert.

Catatan itu termasuk hasil imbang 1-1 di Jeddah pada September 2024, dan kemenangan 2-0 di Jakarta pada November 2024.

Arab Saudi juga memiliki tradisi kuat di Piala Dunia, tampil di dua edisi terakhir, yaitu 2018 dan 2022, sebelum berjuang di Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Prestasi terbaik Arab Saudi di Piala Dunia tercatat pada tahun 1994, ketika mampu menembus babak 16 besar.

Pelatih Hervé Renard diprediksi akan menurunkan formasi Arab Saudi (4-2-3-1): Abdulrahman Al-Sanbi; Saud Abdulhamid, Jehad Thakri, Hassan Al-Tambakti, Moteb Al-Harbi; Ziyad Al-Johani, Abdullah Al-Khaibari; Abdulrahman Al-Obud, Musab Fahd Al-Juwayr, Salem Al-Dawsari; Firas Al-Buraikan.

Laga ini sangat menentukan bagi kedua tim di Grup B untuk melanjutkan mimpi ke putaran final Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kemenangan akan menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia dan Patrick Kluivert dalam perebutan tiket World Cup.

Load More