Patrick Kluivert kemungkinan mengandalkan pemain Super League yang sedang dalam performa tinggi.
Cuaca dan tekanan di Jeddah cocok dengan karakter pemain lokal.
Lima pemain potensial siap jadi tumpuan Garuda menghadapi Arab Saudi.
Suara.com - Patrick Kluivert dihadapkan pada keputusan penting jelang laga perdana Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia akan menantang Arab Saudi di Jeddah, dan Kluivert harus menata skuad agar tampil solid di hadapan publik tuan rumah yang terkenal fanatik.
Melihat situasi itu, pelatih asal Belanda tersebut diyakini akan mengandalkan pemain-pemain dari Super League, yang tengah berada dalam ritme kompetitif tinggi.
Selain bugar, mereka juga sudah terbiasa bermain di cuaca panas dan di bawah tekanan besar, kondisi yang mirip dengan atmosfer di Jeddah.
Salah satu nama yang berpotensi menjadi tumpuan utama adalah Rizky Ridho, bek tangguh milik Persija Jakarta.
Penampilannya yang stabil musim ini membuat Ridho layak dipasangkan kembali dengan Jay Idzes, menciptakan kombinasi kuat di jantung pertahanan Garuda.
Di sektor kanan, Yakob Sayuri punya peluang besar tampil sebagai bek sayap berkat kecepatan dan daya jelajahnya.
Sedangkan di sisi kiri, Calvin Verdonk menjadi andalan dengan crossing akurat serta kontribusinya menjaga keseimbangan permainan.
Untuk lini tengah, Thom Haye diperkirakan akan menjadi pengatur tempo dengan visi bermain dan kontrol bola yang cerdas.
Baca Juga: Catatan Statistik Timnas Indonesia Saat Bertandang ke Arab Saudi
Ia bisa mendapatkan dukungan dari Ricky Kambuaya, gelandang yang agresif dan mampu menekan dari lini kedua.
Sementara itu, Egy Maulana Vikri bisa menjadi kartu as di lini serang.
Kemampuannya dalam menggiring bola, memberikan umpan terukur, dan menciptakan peluang membuatnya berpotensi jadi pembeda dalam laga penting ini.
Dengan komposisi pemain Super League yang tampil percaya diri dan bugar, Timnas Indonesia punya peluang untuk memberi kejutan di Jeddah.
Kluivert tampaknya memahami bahwa ritme permainan dan kekompakan para pemain lokal bisa menjadi kunci menghadapi tekanan besar dari Arab Saudi.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh