-
Jay Idzes pastikan Timnas Indonesia main totalitas untuk rakyat.
-
King Abdullah Sports City jadi saksi awal perjuangan Kualifikasi Dunia.
-
Semangat suporter membalas dukungan di Jeddah menjadi energi utama.
Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menegaskan bahwa seluruh pemain Garuda akan tampil habis-habisan saat menghadapi Arab Saudi pada laga perdana putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pertandingan krusial ini akan digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Kamis, 9 Oktober 2025, pukul 00.15 WIB.
Bek yang kini membela Sassuolo di Serie A Italia itu menekankan bahwa perjuangan Timnas Indonesia bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk seluruh rakyat Indonesia.
“Semua yang kami lakukan di sini, semua yang kami lakukan untuk tim nasional, selalu kami tujukan untuk rakyat Indonesia. Tidak peduli di mana kami berada atau di mana kami bermain, kami selalu mewakili Indonesia,” ujar Idzes dalam sesi jumpa pers jelang laga.
Idzes memastikan bahwa dirinya dan rekan-rekannya akan memberikan segala kemampuan demi kebanggaan Merah Putih.
“Saya bisa pastikan, kami akan bermain dengan seluruh kemampuan kami besok, dan juga melawan Irak nanti. Kami akan memberikan yang terbaik untuk rakyat,” tegasnya.
Bek berusia 24 tahun itu juga mengakui bahwa laga kontra Arab Saudi tidak akan mudah. Meski begitu, ia optimistis Indonesia mampu tampil kompetitif melawan tim yang memiliki tradisi kuat di sepak bola Asia.
“Besok akan menjadi pertandingan yang berat dan sulit. Kami sudah dua kali bermain melawan mereka, dan tahun lalu kami juga sempat datang ke sini," ucapnya.
"Jadi kami tahu seperti apa kondisi yang akan kami hadapi. Kami tahu ini tidak akan mudah, tapi bukan berarti mustahil,” ucapnya.
Baca Juga: Patrick Kluivert Unjuk Mental Baja, Sudah Kantongi Kelemahan Arab Saudi?
Idzes menekankan bahwa dukungan publik Indonesia menjadi energi utama tim di setiap pertandingan.
“Selama saya bersama tim nasional, saya selalu melihat dukungan luar biasa dari para suporter. Bagi saya dan juga pemain lainnya, kami sangat berterima kasih atas itu."
"Dan inilah kesempatan kami untuk membalas dukungan tersebut, untuk melakukan sesuatu yang spesial bagi negara kami,” tandasnya.
Dengan semangat patriotik dan energi tambahan dari dukungan suporter, Timnas Indonesia siap menghadapi Arab Saudi dan melanjutkan perjuangan menuju Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh