Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 10 Oktober 2025 | 11:03 WIB
Keganjilan Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert, Simpan Masalah Serius. (Instagram/@patrickkluivert9)
Baca 10 detik
  • Produktivitas gol open play Timnas Indonesia menurun drastis di bawah Patrick Kluivert.
  • Dua dari empat laga terakhir Garuda hanya berbuah gol lewat penalti.
  • Kemenangan atas Irak bisa membuka peluang lolos ke Piala Dunia 2026 meski lini serang masih bermasalah.

Tantangan berikutnya sudah menanti. Timnas Indonesia akan bertemu Irak pada Minggu (12/10/2025) pukul 02.30 WIB.

Laga ini bukan sekadar soal tiga poin, tapi juga momentum untuk mengembalikan kepercayaan diri lini depan.

Kemenangan 2–0 atas Irak bisa membawa Garuda ke posisi lebih baik di klasemen Grup B.

Dalam skenario tertentu—jika Irak hanya menang tipis atas Arab Saudi—tiga tim bisa sama-sama mengoleksi tiga poin.

Saat itu, selisih gol bakal menentukan, dan Indonesia berpeluang unggul dengan catatan +1, dibandingkan Arab Saudi (0) dan Irak (-1).

Patrick Kluivert kini punya pekerjaan rumah besar: menghidupkan kembali produktivitas open play Timnas Indonesia.

Meski peluang lolos ke Piala Dunia 2026 masih terbuka, Garuda butuh solusi konkret untuk mengatasi tumpulnya lini depan.

Tanpa peningkatan di area ini, Timnas Indonesia berisiko terus bergantung pada penalti—dan itu bukan resep ideal untuk menghadapi lawan-lawan tangguh di Grup B babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Baca Juga: Prediksi Timnas Indonesia vs Irak: Kesempatan Terakhir ke Piala Dunia 2026

Load More