-
Dejan Antonic resmi jadi pelatih baru Semen Padang FC.
-
Manajemen percaya rekam jejaknya bawa Kabau Sirah bangkit.
-
Target utamanya adalah perbaikan performa di Liga Super Indonesia.
Suara.com - Manajemen klub sepak bola kebanggaan Ranah Minang, Semen Padang FC, akhirnya menunjuk nakhoda baru untuk memimpin tim setelah pemecatan Eduardo Almeida.
Sosok yang dipercaya mengisi kursi panas tersebut adalah Dejan Antonic, pelatih berpengalaman yang tidak asing bagi pecinta sepak bola Indonesia.
Keputusan krusial ini diambil setelah melalui proses evaluasi dan rapat internal di tubuh manajemen.
"Manajemen memilih Dejan Antonic berdasarkan hasil keputusan rapat dengan mempertimbangkan banyak hal, salah satunya rekam jejak sang pelatih baru," ujar CEO Semen Padang FC, Win Benardino, di Padang, Jumat.
Pernyataan tersebut menunjukkan kepercayaan penuh manajemen terhadap kemampuan Dejan Antonic untuk mengangkat performa tim di Liga Super Indonesia.
Profil dan Rekam Jejak Dejan Antonic
Dejan Antonic merupakan figur karismatik asal Belgrade, Yugoslavia, dengan catatan karir yang panjang di kancah sepak bola nasional dan Asia.
Sebelum kembali ke Padang, Dejan pernah menukangi beberapa klub besar Indonesia, termasuk Persib Bandung pada tahun 2016.
Ia juga sempat merantau ke luar negeri, melatih klub seperti South China dan Hong Kong Rangers FC, menambah pengalaman internasionalnya.
Baca Juga: Andre Rosiade Koar-koar Eduardo Almeida Out, Manajemen Semen Padang Balas Begini
Pada tahun 2018, Dejan Antonic kembali ke tanah air dan melanjutkan kiprahnya bersama Borneo FC dan kemudian Madura United di musim 2019.
Pelatih Baru ini juga pernah memimpin PSS Sleman selama musim 2020-2021 sebelum memimpin PS Barito Putera pada tahun 2023.
Selanjutnya, Dejan Antonic melanjutkan karirnya di Tiongkok bersama Jinan XingZhou (2023) dan Foshan Nanshi (2024), sebelum akhirnya menerima pinangan Semen Padang FC.
"Kami menyambut Coach Dejan Antonic ke keluarga besar Semen Padang FC. Ia sosok pelatih baru berpengalaman dengan rekam jejak yang panjang di sepak bola Indonesia maupun Asia," kata Win Benardino, menyambut kedatangan sang juru taktik.
Pengalaman internasional dan domestik yang dimiliki Dejan Antonic diharapkan menjadi kunci utama kebangkitan Kabau Sirah di sisa musim ini.
Misi Kebangkitan di Liga Super Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?
-
Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions
-
Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026