- Erick Thohir mendapat desakan mundur usai Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
- Jika mundur, kepemimpinan PSSI bisa goyah, sponsor BUMN seperti BRI Super League dan Pegadaian Championship terancam berubah, serta hubungan PSSI dengan pemerintah dan publik bisa terganggu.
- Nama Mirwan Suwarso muncul sebagai kandidat potensial pengganti berkat visi dan pengalaman manajemen modern di Como 1907.
Figur baru seperti dia bisa membawa pembaruan di sepak bola Indonesia, meski butuh waktu untuk beradaptasi.
4. Pengaruh terhadap Sponsor Kompetisi Domestik
Dua kompetisi utama di Indonesia, yakni BRI Super League dan Pegadaian Championship, saat ini disponsori oleh BUMN. Sponsorship tersebut muncul pada masa Erick menjabat sebagai Menteri BUMN, sebelum kini menjadi Menpora.
Jika Erick mundur dari PSSI, ada kekhawatiran dukungan sponsor dari BUMN dapat menurun atau berubah arah. Padahal, keberlanjutan sponsor ini sangat penting untuk stabilitas finansial liga dan pengembangan klub.
5. Hubungan PSSI dengan Pemerintah dan Publik Bisa Berubah
Sebagai pejabat negara sekaligus pimpinan federasi, Erick mampu menjembatani komunikasi antara PSSI dan pemerintah, termasuk dalam hal regulasi, pendanaan, dan pembangunan infrastruktur sepak bola.
Jika ia mundur, hubungan tersebut berpotensi menjadi lebih formal dan birokratis. Selain itu, kepercayaan publik terhadap PSSI juga bisa terpecah apabila penggantinya tidak memiliki reputasi dan jaringan sekuat Erick.
Keputusan apakah Erick Thohir akan bertahan atau mundur akan sangat menentukan arah masa depan sepak bola Indonesia.
Namun, yang paling penting, siapa pun yang memimpin PSSI selanjutnya diharapkan bisa melanjutkan fondasi yang sudah dibangun, dengan prinsip profesional, transparan, dan berorientasi jangka panjang.
Baca Juga: 3 Alasan Presiden Como Mirwan Suwarso Pantas Jadi Ketum PSSI yang Baru
Berita Terkait
-
3 Alasan Presiden Como Mirwan Suwarso Pantas Jadi Ketum PSSI yang Baru
-
DPR Minta PSSI Benahi Liga Indonesia Hingga Pembinaan Atlet Sepak Bola Usia Dini
-
Breakingnews! Manajer Timnas Indonesia Akan Laporkan Patrick Kluivert
-
Pengamat: PSSI Bisa Pecat Patrick Kluivert, Jika...
-
Dulu Bilang Siap Dihujat, Erick Thohir Kini Batasi Kolom Komentar
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
5 Klub Termahal di BRI Super League 2025/26, Persib Bandung Paling Mewah
-
2 Pemain Timnas Indonesia di Serie A: Emil Audero Paling Banyak Save, Jay Idzes Masuk 10 Besar Tekel
-
John Herdman Temukan Solusi Pengganti Thom Haye, Ada Andil Patrick Kluivert
-
Skenario Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Ancaman Nyata dari Jepang Hingga Yordania
-
Kenapa Barcelona Gagal ke Final Copa del Rey meski Menang 3-0 atas Atletico Madrid?
-
Statistik Gila Penggawa Timnas Indonesia di Italia, Jay Idzes dan Emil Audero Susah Digeser
-
John Herdman Terancam Tanpa Striker Rp1,3 Miliar di FIFA Series 2026
-
Kevin Diks Tembus Team of the Week Bundesliga Sejajar Harry Kane
-
Awas Babak Belur! Ini Tim Raksasa yang Bisa Hajar Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Kevin Diks Jadi Pemain Asia Paling Produktif Cetak Gol di Bundesliga Jerman