-
PSSI tunda pecat Patrick Kluivert.
-
Evaluasi kinerja Kluivert segera dilakukan.
-
Laporan manajer timnas jadi penentu.
Suara.com - Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali memastikan pihaknya tidak akan begitu saja pecat Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert sebelum adanya evaluasi. Salah satu yang bakal jadi pegangan PSSI adalah laporan dari manajer Timnas Indonesia Sumardji.
Adapun Sumardji juga menjabat sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN). Ia yang bertanggung jawab menilai kinerja juru formasi asal Belanda tersebut.
"Enggaklah (langsung dipecat). Ini kan organisasi," kata Amali di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, senin 913/10/2025) malam.
"Kita harus mengambil keputusan bersama-sama," jelas mantan menteri pemuda dan olahraga itu.
Sebelumnya, pecinta sepak bola Tanah Air banyak yang mendesak supaya PSSI pecat Patrick Kluivert dari jabatannya sebagai pelatih kepala.
Itu setelah ia gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Arab Saudi dan Irak di ronde 4.
Sumardji yang mendampingi tim nasional sebagai manajer di ronde 4 tentu tahu betul bagaimana Kluivert bekerja.
Bahkan, Sumardji sudah duduki jabatan itu sejak 2019 alias saat Timnas Indonesia masih dilatih Shin Tae-yong.
Adapun STY dipecat PSSI dengan alasan dinamika kepemimpinan dan komunikasi. Padahal, juru formasi asal Korea Selatan itu masih dalam on the track lolos ke Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Jelang Italia vs Israel, Gennaro Gattuso Bicara Soal Penderitaan Warga Gaza
Oleh sebab itu, PSSI menunggu laporan resmi dari Sumardji sebagai ketua BTN dan manajer Timnas Indonesia.
Jika memang kinerjanya buruk, Patrick Kluivert bukan tak mungkin didepak PSSI.
"Tapi dasar kita mengambil keputusan dalam rapatnya Exco itu adalah laporan ketua BTN, sekaligus manajer timnas,' pungkas Amali.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil