Bola / Bola Indonesia
Rabu, 15 Oktober 2025 | 19:05 WIB
Patrick Kluivert (IG Patrick Kluivert)
Baca 10 detik
  • Andre desak PSSI evaluasi Patrick Kluivert.

  • Latihan minim taktik jadi sorotan publik.

  • Kegagalan jadi pelajaran penting sepak bola nasional.

Suara.com - Kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026 membuka diskusi luas soal kualitas kepelatihan Patrick Kluivert.

Pelatih asal Belanda itu disorot setelah timnya kalah dari Arab Saudi dan Irak di ronde empat kualifikasi.

Andre Rosiade kemudian mengungkap fakta mengejutkan tentang proses latihan Timnas Indonesia.

Menurutnya, Kluivert tidak memberikan latihan taktik sama sekali selama di Arab Saudi.

Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab performa buruk skuad Garuda di lapangan.

Sorotan untuk Manajemen Timnas

Andre menyebut pelatih seharusnya mempersiapkan simulasi strategi sebelum menghadapi lawan besar.

"Saya ini pengelola klub, saya tahu kalau pelatih ingin melawan tim, dia membangun strategi yang biasanya disimulasikan," ujarnya.

Namun menurut informasi dari orang dalam, hal itu tidak dilakukan oleh Patrick Kluivert.

Baca Juga: Beda dengan Kluivert, Gattuso Janji Angkat Kaki dari Italia Jika Gagal Lolos ke Piala Dunia

Latihan di Arab Saudi bahkan disebut hanya berlangsung dalam sesi pemanasan ringan.

Technical meeting juga hanya dilakukan sekitar 15 menit sebelum latihan.

Kinerja Patrick Kluivert Dipertanyakan

Andre menilai tim pelatih yang disebut terbaik justru tidak mampu memimpin dengan efektif.

Baginya, kualitas kepelatihan tidak hanya dinilai dari nama besar tetapi kesiapan teknis.

"Latihan di Arab itu sebatas pemanasan saja," kata Andre.

Ia menganggap hal tersebut menunjukkan ketidaksiapan tim dalam menghadapi laga penting.

Situasi itu membuat banyak pihak menuntut evaluasi terhadap manajemen Timnas Indonesia.

Dampak Kegagalan untuk Sepak Bola Nasional

Kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 menjadi peringatan bagi sistem pembinaan sepak bola nasional.

Publik mulai menilai perlunya evaluasi menyeluruh terhadap tim pelatih dan sistem persiapan pemain.

Andre menegaskan pentingnya disiplin dan perencanaan matang dalam setiap pertandingan internasional.

Kritik ini juga menjadi sinyal bagi PSSI agar tidak hanya fokus pada pelatih asing semata.

Pembangunan Timnas Indonesia harus kembali ke akar pembinaan yang berbasis strategi dan kerja keras.

Harapan Baru untuk Timnas Indonesia

Andre Rosiade berharap kritiknya bisa menjadi bahan refleksi untuk masa depan sepak bola Indonesia.

Menurutnya, kegagalan bukan akhir, tetapi awal untuk memperbaiki kesalahan mendasar.

Patrick Kluivert diharapkan belajar dari kritik ini agar lebih siap dalam laga berikutnya.

Publik menunggu bagaimana langkah PSSI menyikapi desakan evaluasi tersebut.

Kini harapan besar tertuju pada pembenahan sistem agar Timnas Indonesia kembali kompetitif.

Load More