Bola / Bola Indonesia
Rabu, 15 Oktober 2025 | 13:58 WIB
Dua Sinyal Penting dari Hasil Imbang Timnas U-23 vs India: Progres atau Alarm Dini? (IG/@timnasindonesia)
Baca 10 detik

Timnas U-23 menahan imbang India 1-1 lewat gol Dony Tri Pamungkas.

Lini depan belum tajam, koordinasi antar pemain masih bermasalah.

Lini tengah menunjukkan sinyal positif untuk tahap seleksi berikutnya.

Suara.com - Timnas Indonesia U-23 menutup laga uji coba melawan India dengan hasil imbang 1-1 di Stadion Madya, Senin (13/10) malam WIB.

Meski skor tampak seimbang, permainan Garuda Muda masih menyisakan banyak pekerjaan rumah untuk pelatih Indra Sjafri.

Pertemuan ini menjadi duel kedua antara kedua tim dalam sepekan. Pada laga pertama, Indonesia tumbang 1-2.

Namun kali ini, mereka mampu menahan imbang berkat eksekusi bola mati Dony Tri Pamungkas di menit ke-71.

Gol itu menyamakan kedudukan setelah sebelumnya Korou Singh membawa India unggul di menit ke-47.

Indra Sjafri menegaskan dua laga kontra India merupakan bagian dari tahap seleksi awal skuad U-23.

Dari total 33 pemain yang dipanggil, beberapa akan dipangkas sebelum memasuki pemusatan latihan tahap kedua.

Hasil imbang kali ini memang bisa dilihat sebagai langkah maju, tapi performa tim secara keseluruhan belum mendekati standar ideal.

Pelatih mencoba beragam kombinasi di sektor depan. Hokky Caraka dipercaya sebagai ujung tombak di babak pertama dan sempat memiliki peluang emas, namun gagal dimanfaatkan.

Baca Juga: Indra Sjafri Buka Peluang Mauro Zijlstra Bela Timnas Indonesia di SEA Games 2025

Di sisi lain, Rayhan Hannan belum mampu menunjukkan ketajaman seperti yang diharapkan.

Masuknya Arlyansyah Abdulmanan dan Jens Raven pada babak kedua juga belum banyak mengubah arah permainan.

Serangan Indonesia masih terlalu bergantung pada aksi individu yang mudah dipatahkan oleh pertahanan India.

Berbeda dengan lini depan, sektor tengah mulai menunjukkan bentuk yang menjanjikan.

Trio Rivaldo Pakpahan, Arkhan Fikri, dan Toni Firmansyah tampil solid dan mampu menjaga keseimbangan permainan.

Ketiganya dinilai punya potensi kuat untuk menjadi pilar utama dalam TC tahap berikutnya.

Meski begitu, koneksi di antara mereka masih butuh waktu agar transisi dari bertahan ke menyerang bisa lebih rapi.

Di luar trio tersebut, pemain seperti Robi Darwis, Ananda Raehan, dan Zanadin Fariz juga siap menantang demi satu tempat di lini tengah Garuda Muda.

Hasil imbang kontra India memang bukan kabar buruk, tetapi juga belum cukup untuk membuat tenang.

Garuda Muda menunjukkan progres di beberapa aspek, terutama dalam kontrol permainan di tengah.

Namun di sisi lain, efektivitas serangan dan kekompakan tim masih jadi PR besar menjelang tahap seleksi berikutnya.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Load More