- PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert dan staf pelatih Timnas.
- Keputusan diambil secara “mutual termination” setelah kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
- Kluivert hanya mencatat dua kemenangan dari enam laga, dengan total 14 kali kebobolan.
Suara.com - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya mengambil langkah tegas. Federasi sepak bola nasional itu mengumumkan pemutusan kerja sama dengan pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, beserta seluruh jajaran staf kepelatihannya.
Dalam pernyataan resmi, PSSI menyebut bahwa keputusan ini diambil melalui mekanisme mutual termination atau kesepakatan bersama.
Padahal, kontrak awal Kluivert sejatinya berdurasi dua tahun sejak ditandatangani pada Januari 2025.
“Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan,” tulis pernyataan resmi PSSI.
Dengan keputusan ini, Kluivert dan timnya tidak lagi menjadi bagian dari struktur kepelatihan Timnas Indonesia di level senior, U-23, maupun U-20.
PSSI juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh anggota staf pelatih selama masa tugasnya, sembari menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan dan pengembangan sepak bola nasional.
Gagal Total di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Kabar pemutusan kontrak ini tak lepas dari rentetan hasil buruk yang dialami Timnas Indonesia selama berada di bawah kendali Patrick Kluivert.
Sejak resmi menukangi skuad Garuda awal tahun ini, pelatih asal Belanda itu gagal menunjukkan progres signifikan.
Baca Juga: Erick Thohir Lepas Timnas Indonesia ke Piala Dunia, tapi...
Puncaknya terjadi ketika Indonesia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan 0–1 dari Irak pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.
Gol semata wayang tim berjuluk Singa Mesopotamia itu dicetak oleh Zidane Iqbal pada menit ke-75, memanfaatkan ruang di sisi kiri gawang Maarten Paes.
Hasil tersebut membuat Indonesia terpuruk di dasar klasemen Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, tanpa satu pun poin.
Sebelumnya, tim Merah Putih juga kalah tipis dari Arab Saudi dengan skor 2–3 meski sempat mencetak dua gol dari titik penalti.
Catatan Suram Patrick Kluivert Bersama Timnas Indonesia
Dalam total enam pertandingan yang dijalani di babak kualifikasi, Kluivert hanya mampu mempersembahkan dua kemenangan — masing-masing atas China dan Bahrain.
Namun, empat laga lainnya berakhir dengan kekalahan pahit, termasuk saat dibantai oleh Jepang dan Australia, serta dua kekalahan terbaru melawan Arab Saudi dan Irak.
Lebih buruk lagi, dari enam pertandingan itu, Timnas Indonesia hanya mencetak enam gol dan kebobolan 14 kali, menandakan rapuhnya lini pertahanan serta tumpulnya serangan di era Kluivert.
Kini, dengan berakhirnya kerja sama ini, PSSI harus kembali mencari sosok baru yang mampu membangkitkan performa Garuda dan menata ulang strategi jangka panjang sepak bola nasional.
Berita Terkait
-
Tampil di Piala Dunia U-17 2025, Nova Arianto Tetap Andalkan Formasi Peninggalan Shin Tae-yong
-
Tuchel Siap Bicara dengan Bellingham Usai Tak Dipanggil ke Timnas Inggris
-
Patrick Kluivert Banjir Kritikan usai Gagal ke Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra: Saya Mengerti
-
Erick Thohir Akui Kegagalan Timnas Indonesia di Hadapan Eks Anak Buah STY
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah