-
PSSI resmi memecat Patrick Kluivert setelah gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
-
Selama sembilan bulan melatih, Kluivert mencatat tiga kemenangan, satu imbang, dan empat kekalahan.
-
Tiga pemain tidak mendapat menit bermain di eranya: Ernando Ari, Nadeo Argawinata, dan Septian Bagaskara.
Suara.com - PSSI resmi memecat Patrick Kluivert dan gerbong kepelatihannya dari Timnas Indonesia usai gagal di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Karier Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia terbilang singkat karena belum genap setahun, keduanya resmi berpisah.
Juru latih asal Belanda ini ditunjuk sejak Januari 2025 lalu menggantikan posisi Shin Tae-yong yang didepak federasi.
Sekitar sembilan bulan berselang, giliran Kluivert yang kemudian didepak oleh PSSI dari kursi kepelatihan karena gagal bersama tim Merah Putih untuk lolos ke Piala Dunia 2026.
Sejak menangani Timnas Indonesia, total Patrick Kluivert sudah memainkan delapan pertandingan di semua ajang.
Hasilnya adalah tiga kali meraih kemenangan, satu kali imbang, dan empat kali menelan kekalahan.
Dua kekalahan krusial adalah yang terakhir ketika dihajar Arab Saudi 2-3 dan tumbang lawan Irak 0-1, sehingga gagal ke Piala Dunia 2026.
Menariknya selama era Patrick Kluivert, ia diketahui memberikan banyak kesempatan ke beberapa pemain skuad Garuda.
Namun, ada tiga nama yang sempat ia panggil tapi tidak merasakan menit bermain di bawah asuhannya.
Baca Juga: Patrick Kluivert Pergi Tanpa Ucapan Permintaan Maaf
Melansir dari data Transfermarkt, ketiga pemain tersebut adalah Ernando Ari, Nadeo Argawinata serta Septian Bagaskara.
Untuk Ernando Ari dan Nadeo Argawinata, mereka kalah saing dengan dua kiper naturalisasi yaitu Maarten Paes serta Emil Audero.
Sedangkan Septian Bagaskara sendiri sempat dipanggil ke Timnas Indonesia, tapi ia tidak pernah dipasang karena kalah saing dengan Ole Romeny di posisi ujung tombak.
Berita Terkait
-
Pesan DPR untuk PSSI usai Pecat Patrick Kluivert: Cari Pelatih yang Berkualitas
-
Kata-kata Erick Thohir Usai Pecat Patrick Kluivert dan Kawan-kawan
-
Patrick Kluivert Tetap Bangga usai Dipecat PSSI, Singgung Kinerjanya 10 Bulan Terakhir
-
Patrick Kluivert 3 Kali Gagal Loloskan Tim Asuhannya ke Piala Dunia, Terbaru Timnas Indonesia
-
Dipecat PSSI, Kompensasi Patrick Kluivert Setara 1,5 Tahun Gaji Shin Tae-yong?
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto