-
- The Sun menyebut kekalahan 0-1 dari Irak sebagai “menghancurkan” dan menyoroti cepatnya PSSI memecat Kluivert.
- PSSI menegaskan pemutusan kerja sama dilakukan secara “kesepakatan bersama” sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh.
- Kluivert hanya mencatat tiga kemenangan dari delapan laga, memperpanjang tren masa kepelatihan singkatnya di tim senior.
Suara.com - Media Inggris, The Sun, menyoroti pemecatan Patrick Kluivert dari jabatan pelatih kepala Timnas Indonesia setelah hanya sembilan bulan bertugas.
Mantan legenda Ajax, Barcelona, dan Timnas Belanda itu dipecat menyusul kekalahan menyakitkan dari Irak di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dalam laporannya, The Sun menulis baahwa kekalahan atas Irak menjadi penyebabnya.
“Patrick Kluivert telah dipecat sebagai pelatih kepala Indonesia... Nasib mereka dipastikan dengan kekalahan 1-0 yang ‘menghancurkan’ dari Irak di Jeddah pada Sabtu," tulis The Sun.
Media tersebut menggambarkan kekalahan itu sebagai hasil yang sangat menyakitkan karena memupus peluang Indonesia untuk tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak merdeka dari Belanda pada 1945.
Pertandingan melawan Irak pun diwarnai situasi panas, setelah dua pemain Indonesia menerima kartu merah usai peluit panjang berbunyi karena emosi yang memuncak.
The Sun turut menyoroti bagaimana PSSI bergerak cepat memutuskan kontrak Kluivert dan staf kepelatihannya melalui kesepakatan bersama.
Dalam pernyataannya, federasi menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pengembangan sepak bola nasional.
Catatan Karier Kluivert
Baca Juga: Statistik Patrick Kluivert selama Latih Timnas Indonesia: 4 Kali Kalah, Kebobolan 15 Gol
Kluivert ditunjuk pada Januari 2025 dengan kontrak berdurasi dua tahun, menggantikan Shin Tae-yong. Namun, ia hanya mampu memberikan tiga kemenangan dari delapan laga bersama Indonesia, dengan empat kekalahan dan satu hasil imbang.
Empat kekalahan tersebut termasuk hasil buruk melawan Australia (1-5) di laga debut, Jepang (0-6), Arab Saudi (2-3), dan Irak (0-1).
Dalam karier kepelatihannya, The Sun juga menulis bahwa Kluivert belum pernah benar-benar sukses di level tim senior.
Sebelum menangani Indonesia, ia sempat melatih Curacao pada 2015–2016 dan klub Turki Adana Demirspor, yang semuanya berlangsung dalam waktu singkat.
Berita Terkait
-
Statistik Patrick Kluivert selama Latih Timnas Indonesia: 4 Kali Kalah, Kebobolan 15 Gol
-
PSSI Disebut Tak Jujur dan Terlalu Lembut, Bilang Saja Kinerja Kluivert Buruk
-
Berhasil Bikin Patrick Kluivert Dipecat? Andre Rosiade Bantah Ingin Gantikan Erick Thohir
-
Dipecat! Patrick Kluivert Tidak Minta Maaf ke Rakyat Indonesia
-
Patrick Kluivert Dipecat, Media Arab Salahkan Pemain Keturunan Indonesia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
2 Kandidat Pengganti Iran Andai Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Skema Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Buntut Serangan AS-Israel
-
Mentalitas Baja Kevin Diks: Kritik Tim, Main Sangar, dan Cetak Gol Kemenangan Jelang FIFA Series
-
Terlibat Perang dengan AS, Iran Kepikiran Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Persija Jakarta Siap Tempur Lawan Borneo FC Demi Mimpi Juara Usai Dramatis Tekuk Malut United
-
Cristiano Ronaldo Kena Dampak Serangan AS-Israel ke Iran, ACL Ditunda
-
Bojan Hodak Sebut Duel Kontra Persebaya Surabaya Tak Akan Mudah
-
Persib Bandung Hadapi Persebaya di GBT, Barba: Kami Datang untuk Mendapatkan Tiga Poin
-
Persib Bandung Pernah Kalah Telak di GBT, Ini Kata Bojan Hodak
-
Timnas Iran Pesimis Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel, FIFA Masih Pantau Situasi