-
Persija Jakarta akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10/2025).
-
Pelatih Mauricio Souza menyebut laga ini sebagai momen penting untuk menguji mental dan disiplin timnya menghadapi pertahanan kuat Persebaya yang baru kebobolan lima gol dari enam laga.
-
Ia berharap pertandingan ini bisa menjadi titik balik bagi Persija setelah hasil kurang memuaskan di dua laga terakhir.
Suara.com - Persija Jakarta bakal menghadapi tantangan besar saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (18/10/2025) pukul 19.00 WIB.
Laga ini diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di pekan tersebut, terlebih bagi pelatih Mauricio Souza yang menilai pertandingan ini sebagai ujian penting bagi timnya.
Mauricio mengaku sudah mempelajari kekuatan Persebaya secara mendalam.
Menurutnya, laga ini tak hanya soal adu strategi dua tim besar, tetapi juga kesempatan untuk menguji mental para pemain Macan Kemayoran setelah hasil kurang baik di dua laga sebelumnya.
“Persebaya adalah salah satu kandidat kuat untuk berada di papan atas klasemen. Mereka bermain dengan baik di setiap pertandingan, dan kami harus selalu fokus menghadapi itu,” kata Mauricio dilansir dari laman resmi klub.
Pelatih asal Brasil itu menilai Persebaya tampil konsisten di awal musim. Dari enam pertandingan, tim Bajul Ijo mampu mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Catatan tersebut membuat mereka tetap bersaing di papan atas klasemen sementara.
Selain itu, Mauricio juga menyoroti rapatnya lini pertahanan Persebaya.
Dalam enam laga, mereka hanya kebobolan lima kali angka yang menunjukkan betapa kuatnya benteng pertahanan tim asuhan Paul Munster tersebut. Hal itu pun menjadi perhatian serius dalam program latihan Persija sepanjang pekan ini.
Baca Juga: Jelang Duel Klasik Kontra Persebaya, Persija Fokus Benahi Pertahanan
“Mereka memiliki pertahanan yang kuat. Jadi kami perlu menjalankan rencana yang sudah disiapkan dengan disiplin," ucapnya.
Jika itu bisa kami lakukan, kami memiliki peluang besar untuk pulang dari sana dengan hasil maksimal,” kata Mauricio lagi.
Meski menyadari kekuatan lawan, Mauricio menegaskan fokus utama tetap tertuju pada pembenahan internal Persija.
Ia berharap kesalahan yang terjadi dalam dua laga terakhir tak kembali terulang saat menghadapi Persebaya laga yang bisa menjadi titik balik perjalanan timnya di kompetisi musim ini.
Berita Terkait
-
Jelang Duel Klasik Kontra Persebaya, Persija Fokus Benahi Pertahanan
-
Pelatih Persija Merasa Rizky Ridho Tak Perlu Dihibur Usai Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Mauricio Souza Puji Karakter Tangguh Rizky Ridho dan Jordi Amat
-
Mauricio Souza Tegaskan Fokus Baru Persija Setelah Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Pelatih Brasil Meminta Rizky Ridho dan Jordi Amat Lupakan Timnas Indonesia, Fokus Persija
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan