- Arne Slot wajib membawa The Reds menang atas Manchester United demi menghentikan tren tiga kekalahan beruntun
- Skuad Ruben Amorim mencatat dua kemenangan dari tiga laga terakhir
- Dengan rekor impresif 19 kontribusi gol kontra MU, Salah diprediksi bisa kembali bersinar dan membawa Liverpool meraih kemenangan
Suara.com - Laga panas akan tersaji di Anfield akhir pekan ini saat Liverpool menjamu rival abadinya, Manchester United, dalam lanjutan Premier League 2025/2026, Minggu (19/10).
Pertandingan ini bukan sekadar soal gengsi, tetapi juga bisa menentukan arah momentum kedua tim.
Liverpool ingin bangkit dari keterpurukan, sementara MU berambisi memperpendek jarak ke puncak klasemen.
Liverpool dalam Tekanan, Slot Wajib Menang
Pelatih Arne Slot tengah menghadapi masa sulit setelah Liverpool menelan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi.
Sang juara bertahan bahkan baru saja dipermalukan Galatasaray 0-1 di Liga Champions dan sebelumnya tumbang 1-2 dari Chelsea di Premier League.
Masalah utama Liverpool ada di lini pertahanan, tim ini tidak pernah mencatatkan clean sheet dalam enam laga terakhir, kebobolan sembilan gol di Premier League, terbanyak di antara klub 10 besar.
Fans pun mulai khawatir The Reds kehilangan identitasnya sebagai tim paling dominan di Inggris musim lalu.
Slot mencoba tetap tenang. Ia mendapat kabar baik menjelang laga besar ini, Ibrahima Konate dan Ryan Gravenberch sudah pulih dan siap tampil.
Baca Juga: Duel Panas di Anfield! Arne Slot Siap Eksploitasi Kelemahan MU di Lini Tengah
Namun, Alisson Becker dan Giovanni Leoni masih absen karena cedera.
Satu nama yang kembali jadi sorotan adalah Mohamed Salah.
Pemain asal Mesir itu punya catatan luar biasa kontra MU, 19 kontribusi gol di Premier League, terbanyak dibanding pemain mana pun dalam sejarah pertemuan kedua tim.
Manchester United Mulai Bangkit Bersama Amorim
Sementara itu, kubu tamu Manchester United mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di bawah pelatih Ruben Amorim.
Mereka meraih dua kemenangan dari tiga laga terakhir di Premier League, termasuk kemenangan 2-0 atas Sunderland sebelum jeda internasional.
Berita Terkait
-
Duel Panas di Anfield! Arne Slot Siap Eksploitasi Kelemahan MU di Lini Tengah
-
Prediksi PSV vs Go Ahead Eagles: Dean James Cari Pembalasan
-
Eks Real Madrid Ubah Rumah Ryan Babel Jadi Nightclub, Sewa Pun Nunggak
-
Prediksi Fulham vs Arsenal: The Gunners Bidik Kemenangan Meski Tanpa Odegaard
-
Bryan Mbeumo Rayu Rekan Setimnya di Kamerun untuk Gabung Manchester United
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
Terkini
-
Semarak Dirgahayu ke-96 PSSI, Momen Kendal Tornado FC dan Deltras Gelar Potong Tumpeng
-
Jelang Akhir Musim, Umuh Muchtar Ingatkan Pemain Persib Bandung Fokus dan Waspada
-
Tak Fokus ke Satu Nama, Bojan Hodak Minta Persib Bandung Waspadai Semua Pemain Dewa United
-
Usai Adu Kepala, Erling Haaland Lempar Komentar Pedas untuk Gabriel Magalhaes
-
Pemain Timnas Indonesia Barbar Lakukan Tendangan Kungfu, Nova Arianto Geram!
-
Insiden Tendangan Kung Fu Berujung Sanksi Berat? Nova Arianto Beberkan Nasib Fadly Alberto Cs
-
Venue Pertandingan Kontra PSIM Yogyakarta Diganti Tiba-tiba, Pelatih Persija Tetap Santai
-
Hokinya Joey Pelupessy, Kalah Justru Berpotensi Main di Kasta Teratas Liga Belgia
-
Kronologi Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17, Berawal dari Protes Gol Kontroversial
-
Liga Indonesia Mundur ke September 2026, Erick Thohir Prioritaskan Timnas di Piala AFF