- Mantan bintang Timnas Inggris itu mengatakan bahwa ia telah berdamai dengan dirinya sendiri dan tidak ingin berpura-pura menjadi orang lain.
- Paul Gascoigne dikenal sebagai salah satu talenta terbesar Inggris pada era 1990-an.
- Gascoigne menegaskan bahwa kebiasaannya minum bukan karena kebencian atau masalah pribadi, melainkan karena ia “hidup untuk hari ini.”
Suara.com - Legenda sepak bola Inggris, Paul Gascoigne, kembali membuat pernyataan mengejutkan.
Dalam wawancara terbarunya, pria berusia 58 tahun itu secara terbuka mengakui bahwa dirinya tidak akan pernah berhenti minum alkohol, meski telah berjuang melawan kecanduan selama lebih dari dua dekade.
Dalam promosi buku autobiografinya berjudul Eight, mantan bintang Newcastle United dan timnas Inggris itu mengatakan bahwa ia telah berdamai dengan dirinya sendiri dan tidak ingin berpura-pura menjadi orang lain.
“Saya tidak akan berubah, saya tidak tahu bagaimana cara berubah. Saya akan mati sebagai Gazza,” ujar Gascoigne kepada Mirror.
Gascoigne menegaskan bahwa kebiasaannya minum bukan karena kebencian atau masalah pribadi, melainkan karena ia “hidup untuk hari ini.”
“Saya tidak minum karena benci siapa pun. Saya melakukannya begitu saja. Kadang menyesal, tapi saya tidak memikirkan kemarin atau besok — hanya hari ini,” tambahnya.
Meski begitu, sang legenda mengakui bahwa ia masih rutin menghadiri pertemuan Alcoholics Anonymous (AA) untuk mengontrol kebiasaannya.
Paul Gascoigne dikenal sebagai salah satu talenta terbesar Inggris pada era 1990-an.
Ia membantu Three Lions mencapai semifinal Piala Dunia dan Euro, namun kariernya selalu dibayangi oleh masalah alkohol dan kesehatan mental.
Baca Juga: Tuchel Siap Bicara dengan Bellingham Usai Tak Dipanggil ke Timnas Inggris
“Buku ini bukan tentang sepak bola. Ini tentang apa yang saya lakukan terhadap diri saya sendiri — dan semoga bisa membantu orang lain,” tutupnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?
-
Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions
-
Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026