- Klub-klub besar di dunia sering memberi nama stadion mereka berdasarkan pemain, pelatih, atau tokoh berpengaruh
- Penamaan stadion tidak hanya sekadar penghormatan, tetapi juga menjadi simbol sejarah klub dan negara
- Legenda-legenda yang diabadikan melalui stadion ini menjadi inspirasi bagi pemain muda dan penggemar sepakbola
Suara.com - Sepakbola tidak hanya menghadirkan aksi di lapangan, tapi juga mengenang para legenda yang telah memberikan kontribusi besar bagi klub maupun negaranya.
Salah satu cara penghormatan ini adalah dengan menamai stadion setelah sosok legendaris tersebut.
Berikut lima stadion yang namanya diambil dari legenda sepak bola dunia:
Stadion Santiago Bernabeu
Markas Real Madrid ini dinamai dari Santiago Bernabeu, sosok legendaris yang pernah menjadi pemain, manajer, dan presiden klub.
Bernabeu memimpin Real Madrid hingga wafat pada 1978 dan dianggap sebagai figur paling berpengaruh dalam sejarah klub.
Sejak itu, stadion legendaris ini resmi menggunakan namanya sebagai bentuk penghormatan abadi.
Ferenc Puskas, penyerang legendaris Hungaria dan mantan bintang Real Madrid, menjadi salah satu ikon sepakbola Eropa.
Baca Juga: Hadapi AS Roma di Olimpico, Cristian Chivu: Kuncinya, Pemain Inter Harus Sabar
Dengan rekor 84 gol untuk timnas Hungaria, Puskas merupakan bagian dari generasi emas negaranya.
Pada 2002, stadion di Budapest resmi mengganti namanya menjadi Ferenc Puskas Stadion.
Selain itu, namanya juga diabadikan sebagai award bagi penyerang tersubur di Eropa.
Johan Cruyff Arena
Johan Cruyff, pelopor konsep “total football” dan ikon sepakbola Belanda, diabadikan melalui stadion Ajax Amsterdam.
Sebelumnya dikenal sebagai Amsterdam Arena, stadion ini resmi berganti nama menjadi Johan Cruyff Arena pada 25 April 2017 sebagai penghormatan atas kontribusinya yang tak tergantikan bagi sepakbola Belanda.
Tag
Berita Terkait
-
Hadapi AS Roma di Olimpico, Cristian Chivu: Kuncinya, Pemain Inter Harus Sabar
-
Romelu Lukaku Hampir Direkrut Real Madrid, Kylian Mbappe Gagalkan Rencana Ancelotti
-
Sindiran Telak Gian Gasperini: Semua Klub Serie A Kejar Cuan Bukan Scudetto
-
Eks Real Madrid Ubah Rumah Ryan Babel Jadi Nightclub, Sewa Pun Nunggak
-
Prediksi AS Roma vs Inter Milan: Adu Taktik Gasperini vs Chivu, Siapa Lebih Unggul?
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Diberhentikan Sponsor dan 'Dikeramasi' Satu Indonesia, Fadly Alberto Hengga Muncul dan Ucap Ini
-
Siapa Rakha Nurkholis? Bek Muda yang Jadi Korban Tendangan Kungfu Fadly Alberto
-
Persija Tantang PSIM Yogyakarta, Mauricio Souza Punya Kunci Buat Menang
-
Kesalnya Bojan Hodak Usai Persib Bandung Ditahan Dewa United
-
Kesal Gagal Kalahkan Persib, Pelatih Dewa United: Lawan Hanya Main Bola-bola Panjang
-
AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia
-
Komentar Media Vietnam Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026
-
Promosi ke Premier League, Frank Lampard Ingin Coventry City Mulai Bersiap dari Sekarang
-
Persija Jakarta Merasa Diuntungkan Hadapi PSIM Yogyakarta di Bali, Kenapa?
-
Juventus Ikut Buru Kiper Cadangan Manchester City