- Latar belakang hidup Timur Kapadze sarat sejarah dan perjuangan.
- Selama bermain di klub Bunyodkor, ia sempat satu tim dengan Rivaldo dan dilatih oleh Zico serta Luiz Felipe Scolari.
- Prestasi dan rekam jejaknya menjadikannya kandidat kuat pelatih Timnas Indonesia
Belajar dari Legenda Brasil
Mimpi Timur bermain di level tertinggi semakin nyata saat ia membela klub elite Uzbekistan, Bunyodkor, yang saat itu mendatangkan nama-nama besar.
Yang paling mengesankan, Rivaldo, legenda Brasil dan juara dunia 2002.
"Kalau dulu ada yang bilang saya akan satu tim dengan Rivaldo, saya pasti tertawa. Tapi dia benar-benar datang ke Uzbekistan," kenangnya.
"Dia profesional sejati. Meski usianya tak muda lagi, dia tetap latihan seperti pemain muda, tak pernah absen, dan sangat rendah hati."
Bukan cuma Rivaldo, pelatih Bunyodkor kala itu juga bukan nama sembarangan.
Zico, legenda lainnya dari Brasil, menangani tim sebelum digantikan oleh Luiz Felipe Scolari, pelatih yang membawa Brasil juara dunia 2002.
Timur menyebut pengalaman bekerja sama dengan para legenda ini sebagai salah satu titik puncak kariernya.
“Dari mereka, saya belajar disiplin dan filosofi sepak bola sejati.”
Baca Juga: PSSI dan Target 100 Besar FIFA: Dipupuk oleh STY, Layu di Tangan Patrick Kluivert
Timur Kapadze adalah pemain legendaris dalam sejarah sepak bola Uzbekistan.
Dengan 95 caps dan 8 gol, ia menjadi pemegang rekor penampilan terbanyak di timnas Uzbekistan pada masanya.
Karier timnasnya dimulai sejak 2002 saat melawan Slovakia, dan puncaknya terjadi ketika membawa Uzbekistan ke semifinal Piala Asia 2011, posisi tertinggi mereka dalam sejarah.
"Pertandingan paling berkesan? Saat kami mengalahkan Arab Saudi 3-0. Saya mencetak satu gol. Itu momen yang tak akan pernah saya lupakan," ujarnya.
Berita Terkait
-
PSSI dan Target 100 Besar FIFA: Dipupuk oleh STY, Layu di Tangan Patrick Kluivert
-
Fakta Akira Nishino, Calon Pelatih Timnas Indonesia yang Pernah Dipermalukan Indra Sjafri
-
Daripada Bingung, PSSI Baiknya Rekrut Pelatih Timnas dengan Kualifikasi Ini
-
Indra Sjafri Mulai Kupas Strategi Lawan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
-
Louis van Gaal Gelar Konferensi Pers usai Diisukan Ganti Patrick Kluivert
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.
-
Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya
-
Fadly Alberto Siap Terima Sanksi Tegas dari Komite Disiplin PSSI
-
Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng
-
Persib Bandung Ditahan Dewa United, Ini Respon Santai Eliano Reijnders
-
Elkan Baggott dan 2 Pemain Abroad Lain yang Bisa Main di Liga Elite Eropa Musim Depan
-
Debut bersama Liverpool, Freddie Woodman Tidak Menyangka Langsung di Derbi Merseyside
-
Persib Kebobolan 4 Gol dalam 2 Laga, Ini Kata Bojan Hodak
-
Lamine Yamal Berhasil Samai Johan Cruyff
-
Superkomputer Prediksi Juara Liga Inggris Musim Ini, Arsenal atau Manchester City?