- Emil Audero tampil gemilang membantu Timnas Indonesia mengalahkan Oman 3-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat.
- Emil berhasil melakukan empat penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan tendangan penalti Hatem Alrushadi untuk menjaga keunggulan skuad Garuda.
- Kerja sama yang solid dengan lini belakang menjadi faktor kunci keberhasilan Indonesia menjaga gawang tetap tanpa kebobolan.
Suara.com - Kiper Timnas Indonesia Emil Audero mengungkapkan bahwa fokus sepanjang pertandingan menjadi faktor utama yang membantunya tampil gemilang saat skuad Garuda mengalahkan Oman 3-0 pada laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat.
“Mengenai penyelamatan penalti itu sendiri, bagi saya yang paling penting adalah tetap fokus dan tetap berada dalam permainan,” kata Emil pada jumpa pers pasca pertandingan di SUGBK pada Jumat.
Pada pertandingan tersebut, Emil mencatatkan empat penyelamatan penting, termasuk menggagalkan tendangan penalti Hatem Alrushadi pada menit ke-38.
Saat mendapat kesempatan dari titik putih, Hatem memilih mengarahkan bola ke sisi kanan gawang Indonesia. Namun, Emil mampu membaca arah tendangan dengan tepat dan melakukan penyelamatan krusial yang menjaga keunggulan 2-0 Indonesia hingga turun minum.
Aksi tersebut mendapat apresiasi dari pelatih Timnas Indonesia John Herdman. Menurut Herdman, penyelamatan Emil menjadi salah satu momen penting yang mencegah Oman bangkit dan memberikan tekanan lebih besar kepada tim Garuda.
Meski tampil sebagai salah satu pemain terbaik di lapangan, Emil menegaskan performanya tidak terlepas dari kontribusi rekan-rekannya di lini belakang.
“Hari ini saya pikir kami, sebagai unit pertahanan, melakukan pekerjaan yang sangat baik,” kata kiper berusia 29 tahun itu.
Emil menjelaskan bahwa keberhasilan seorang penjaga gawang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan melakukan penyelamatan, tetapi juga kesiapan pemain bertahan dalam mengantisipasi bola muntah.
“Sebagai contoh, sering kali seorang kiper melakukan penyelamatan, tetapi kemudian siapa yang lebih dulu datang menyambut bola muntah? Jika penyerang lawan yang lebih dulu datang, berarti lini pertahanan belum cukup siap,” tambah dia.
Baca Juga: John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Jumawa usai Kalahkan Oman 3-0
Menurut Emil, kerja sama yang solid antara dirinya dan para pemain belakang menjadi salah satu kunci keberhasilan Indonesia menjaga gawang tetap tanpa kebobolan dalam laga tersebut.
“Saya bisa membantu mereka, tetapi mereka juga berkali-kali membantu saya,” tutup dia.
Setelah kemenangan atas Oman, Timnas Indonesia akan kembali menjalani laga persahabatan melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (9/6/2026) pukul 20.00 WIB.
(Antara)
Berita Terkait
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Jumawa usai Kalahkan Oman 3-0
-
Pelatih Oman Kena 'Prank' Timnas Indonesia, Peringkat Tidak Sesuai Kualitas
-
Penantian Panjang, Timnas Indonesia Butuh Waktu 38 Tahun untuk Kembali Kalahkan Oman
-
Hasil Timnas Indonesia vs Oman: Garuda Menang Telak!
-
Hasil Timnas Indonesia vs Oman di Babak I: Garuda Unggul 2-0 Lewat Gol Hubner dan Ole Romeny
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan