- Timnas Indonesia turun tiga peringkat ke posisi 122 dunia.
- Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Kamboja justru naik.
- Malaysia mencatat lonjakan terbesar dengan naik lima posisi.
Suara.com - FIFA baru saja merilis pembaruan ranking dunia edisi Oktober 2025, dan hasilnya bikin cemas penggemar sepak bola Indonesia.
Alih-alih naik, posisi Timnas Indonesia justru turun tiga peringkat ke urutan 122 dunia.
Penurunan ini tak lepas dari hasil buruk di dua laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia kalah 2–3 dari Arab Saudi dan tumbang 0–1 saat berhadapan dengan Irak.
Sementara itu, sejumlah rival regional di Asia Tenggara justru mencatat hasil sebaliknya.
Lima negara ASEAN berhasil naik peringkat dalam update terbaru FIFA.
Thailand menjadi tim ASEAN dengan peningkatan paling mencolok.
Tim Gajah Perang naik empat posisi ke peringkat 97 dunia setelah menorehkan dua kemenangan meyakinkan atas Taiwan, masing-masing dengan skor 2–0 dan 6–1.
Kemenangan itu juga membawa mereka menempati posisi kedua di Grup D Kualifikasi Piala Asia 2027.
Vietnam pun menunjukkan kebangkitan. Skuad asuhan Kim Sang-sik berhasil naik tiga posisi ke ranking 111 dunia setelah menaklukkan Nepal dua kali, dengan skor 3–1 dan 1–0 di Grup F.
Malaysia tampil impresif sepanjang Oktober. Harimau Malaya naik lima tangga ke posisi 118 dunia—kenaikan tertinggi di antara negara ASEAN lainnya.
Mereka mencatat dua kemenangan telak atas Laos (3–0 dan 5–1), sekaligus memuncaki Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027.
Menariknya, posisi itu menempatkan Malaysia di atas Timnas Indonesia di Ranking FIFA terbaru.
Filipina juga menorehkan progres positif. The Azkals naik dua posisi ke ranking 141 dunia setelah meraih dua kemenangan di Grup A, menambah 15,09 poin dan memperkokoh posisi puncak klasemen sementara.
Kamboja, meski tak memainkan pertandingan pada periode ini, tetap mencatat kenaikan satu posisi ke ranking 179 dunia.
Berita Terkait
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia
-
Komentar Media Vietnam Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026
-
Pelatih Brasil Komentari Aksi Brutal Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Itu Masalah Serius!
-
Dapat Serangan Rasis, Ricky Kambuaya Balas dengan Sindiran Menohok
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Diberhentikan Sponsor dan 'Dikeramasi' Satu Indonesia, Fadly Alberto Hengga Muncul dan Ucap Ini
-
Siapa Rakha Nurkholis? Bek Muda yang Jadi Korban Tendangan Kungfu Fadly Alberto
-
Persija Tantang PSIM Yogyakarta, Mauricio Souza Punya Kunci Buat Menang
-
Kesalnya Bojan Hodak Usai Persib Bandung Ditahan Dewa United
-
Kesal Gagal Kalahkan Persib, Pelatih Dewa United: Lawan Hanya Main Bola-bola Panjang
-
AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia
-
Komentar Media Vietnam Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026
-
Promosi ke Premier League, Frank Lampard Ingin Coventry City Mulai Bersiap dari Sekarang
-
Persija Jakarta Merasa Diuntungkan Hadapi PSIM Yogyakarta di Bali, Kenapa?
-
Juventus Ikut Buru Kiper Cadangan Manchester City