-
Fermin Lopez cetak hat-trick, bawa Barcelona menang 6-1.
-
Barcelona naik peringkat ketiga, menguasai 69 persen bola.
-
Olympiacos bermain 10 orang usai Santiago Hezze dikartu merah.
Suara.com - Barcelona menunjukkan performa yang luar biasa dalam laga fase liga Liga Champions, berhasil membantai tamunya, Olympiacos, dengan skor telak 6-1 di Stadion Olimpiade Lluis Companys, Barcelona, pada Rabu dini hari WIB. Puncak kegemilangan Blaugrana ditandai oleh penampilan spektakuler gelandang muda, Fermin Lopez, yang berhasil mencatatkan hat-trick pertamanya.
Kemenangan besar ini langsung mengatrol posisi Barcelona secara signifikan di papan klasemen sementara.
Tim asuhan Hansi Flick kini menduduki peringkat ketiga fase liga dengan perolehan sempurna enam poin dari dua kali berlaga, sebuah hasil yang kontras dengan nasib Olympiacos yang terperosok ke urutan 32.
Laga ini sepenuhnya berada di bawah kendali tim tuan rumah sejak peluit kick-off dibunyikan. Barcelona mencatatkan penguasaan bola hingga 69 persen dan melepaskan total 15 tembakan ke gawang lawan, di mana tujuh di antaranya tepat mengarah sasaran.
Lopez membuka keran gol cepat bagi Blaugrana ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit, memanfaatkan peluang pertama dengan sangat baik.
Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-39, menggandakan keunggulan timnya setelah dengan cerdik melewati hadangan pemain belakang Olympiacos.
Memasuki babak kedua, situasi sempat memanas setelah tim tamu berhasil memperkecil ketertinggalan.
Ayoub El Kaabi sempat membobol gawang, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena offside, yang kemudian berubah menjadi hadiah penalti untuk Olympiacos akibat handball yang dilakukan pemain Barca.
El Kaabi yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan kiper Barcelona, Wojciech Szczesny, mengubah kedudukan menjadi 1-2 pada menit ke-54.
Baca Juga: Jelang Duel, Eddie Howe Blak-blakan Akui Kagumi Jose Mourinho
Momen penalti tersebut menjadi hiburan singkat bagi tim tamu, karena tak lama berselang mereka harus melanjutkan laga dengan sepuluh pemain.
Santiago Hezze, pemain Olympiacos, diganjar kartu merah pada menit ke-57, menyusul pelanggaran keras yang dilakukannya.
Barcelona segera memanfaatkan keuntungan jumlah pemain ini untuk kembali menjauhkan skor, diawali oleh gol dari titik putih yang dieksekusi oleh Lamine Yamal pada menit ke-68, menjadikan skor 3-1.
Tekanan tanpa henti dari tim Catalan berlanjut, dan gol keempat tercipta pada menit ke-74 melalui aksi Marcus Rashford, yang memanfaatkan umpan matang dari Alejandro Balde.
Dua menit kemudian, Fermin Lopez melengkapi malam indahnya dengan mencetak gol ketiga alias hat-trick setelah menerima asis dari Roony Bardghji, membawa Barcelona memimpin 5-1.
Pesta gol Barcelona ditutup dengan gol keenam yang kembali dicetak oleh Marcus Rashford.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Jelang Persib vs PSBS Biak, Apa Itu?
-
Rekor Solomon vs Tim ASEAN, Timnas Indonesia Berpotensi Pesta Gol?
-
Sempat Didekati MU, Emiliano Martinez Kini Masuk Radar Inter Milan
-
Inter Milan Dipermalukan Arsenal, Kepemimpinan Wasit Joao Pinheiro Tuai Pujian
-
Cetak Brace ke Gawang AS Monaco, Mbappe Kini Sejajar dengan Cristiano Ronaldo
-
Federico Barba Dipastikan Bertahan di Persib Bandung
-
Gagal Bersinar di Arsenal, Cerita Brooklyn yang Terbebani dengan Label Anak David Beckham
-
Gareth Bale Bongkar Alasan Xabi Alonso Gagal di Real Madrid: Bukan Soal Taktik, tapi...
-
Bikin Arsenal Sejago Sekarang, Mikel Arteta Dapat Ilmu Taktik dari Mana?
-
Cetak Sejarah 140 Tahun, Arsenal Memang Favorit Juara Liga Champions Musim Ini