- Tudor menegaskan bahwa taktik tidak terlalu penting dan lebih memilih fokus pada mentality serta keinginan untuk menang.
- Del Piero menilai skuad asuhan Tudor masih belum menunjukkan keseimbangan antara semangat dan struktur permainan.
- Del Piero juga menyinggung bahwa situasi yang dihadapi Tudor mirip dengan apa yang dialami Thiago Motta sebelum dipecat musim lalu.
Suara.com - Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, memberikan komentar tajam terhadap pernyataan pelatih Igor Tudor jelang laga Liga Champions melawan Real Madrid.
Del Piero menilai Juventus tak bisa hanya mengandalkan semangat dan mentalitas untuk menghadapi lawan sekelas Los Blancos, organisasi permainan dan taktik juga wajib diperhatikan.
Juventus datang ke Santiago Bernabeu dalam situasi sulit.
Mereka tak pernah menang dalam enam laga terakhir di semua kompetisi, termasuk kekalahan 0-2 dari Como dan lima hasil imbang beruntun di Serie A.
Menjelang duel berat kontra Real Madrid, Tudor menegaskan bahwa taktik tidak terlalu penting dan lebih memilih fokus pada mentality serta keinginan untuk menang.
Namun, pandangan itu tidak sepenuhnya disetujui oleh Del Piero.
“Saya tidak yakin itu pernyataan yang tepat,” ujar Del Piero kepada Sky Sport Italia.
“Dalam laga seperti ini, motivasi datang dengan sendirinya karena Anda bermain di Bernabeu melawan Real Madrid. Tapi Anda tetap butuh organisasi, ide taktik yang jelas, dan tentu saja semangat juang. Juventus yang sekarang kadang kehilangan fire itu.”
Menurut mantan kapten Bianconeri itu, masalah Juventus bukan hanya soal hasil, melainkan kehilangan identitas permainan.
Baca Juga: Igor Tudor Tetap Puji Juventus meski Kalah dari Real Madrid, Kenapa?
Del Piero menilai skuad asuhan Tudor masih belum menunjukkan keseimbangan antara semangat dan struktur permainan.
“Juventus perlu pemain yang memahami arti mengenakan seragam ini,” katanya.
“Semangat memang penting, tapi tanpa organisasi dan rencana taktik yang matang, sulit bersaing di level ini. Tim ini perlu menemukan kembali keinginan untuk melakukan sesuatu yang lebih.”
Del Piero juga menyinggung bahwa situasi yang dihadapi Tudor mirip dengan apa yang dialami Thiago Motta sebelum dipecat musim lalu.
Juventus kembali terjebak dalam pola permainan monoton dan kurang tajam, meski memiliki skuad yang seharusnya mampu bersaing di papan atas.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026