- Krisis Ajax dimulai ketika Kenneth Taylor, yang mengenakan ban kapten sejak menit awal, mendapat kartu merah langsung di menit ke-15.
- Chelsea tampil dominan, memanfaatkan setiap celah, dan menekan Ajax habis-habisan hingga peluit akhir.
- Kekalahan ini membuat Ajax berada di posisi juru kunci Grup Liga Champions dengan nol poin dari tiga laga.
Suara.com - Ajax Amsterdam dibantai Chelsea dengan skor telak 5-1 di Stamford Bridge dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (23/10) dinihari WIB.
Hasil tersebut memicu frustrasi besar dari kapten Ajax, Davy Klaassen, yang menyebut seluruh rencana permainan timnya berantakan sejak awal laga.
“Ini benar-benar frustrasi,” ujar Klaassen kepada Ziggo Sport usai pertandingan.
“Kalau kamu sudah bermain dengan sepuluh orang setelah 15 menit dan tertinggal 4-1 di babak pertama, ya semua rencana bisa langsung dibuang ke tempat sampah. Ini malam yang tanpa harapan.”
Krisis Ajax dimulai ketika Kenneth Taylor, yang mengenakan ban kapten sejak menit awal, mendapat kartu merah langsung di menit ke-15.
Chelsea memanfaatkan situasi itu dengan sangat efektif.
Gol demi gol datang dari Marc Guiu (18’), Moises Caicedo (27’), Enzo Fernandez (45’, penalti), dan Estevao (45+6’, penalti).
Sementara Ajax hanya mampu mencetak satu gol hiburan lewat Wout Weghorst (33’, penalti).
Di babak kedua, Tyrique George (48’) menambah penderitaan tim tamu dan menutup pesta gol Chelsea.
Baca Juga: Liverpool Pesta Gol, Mohamed Salah Panen Cibiran: Makin Tua, Makin Egois
Pelatih John Heitinga mencoba melakukan perubahan signifikan dalam laga ini.
Ia menurunkan Remko Pasveer di bawah mistar menggantikan Vitezslav Jaros, serta memainkan Ko Itakura dan Josip Sutalo di jantung pertahanan.
Sementara di lini tengah, James McConnell dipercaya tampil sejak menit awal.
Kombinasi baru itu sempat menimbulkan optimisme di kalangan suporter Ajax sebelum pertandingan.
Namun, strategi tersebut tidak berjalan mulus.
Chelsea tampil dominan, memanfaatkan setiap celah, dan menekan Ajax habis-habisan hingga peluit akhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
2 Pemain Timnas Indonesia yang Tak Diberi Kesempatan John Herdman di FIFA Matchday Juni
-
Raul Jimenez Pulang ke Wolves, Teken Kontrak Dua Tahun Usai Piala Dunia 2026
-
Kacau! Stadion Pembuka Piala Dunia 2026 Banjir dan Banyak Proyek Mangkrak
-
Timnas Indonesia U-19 Percaya Diri Hadapi Australia, Siap Tempur di Semifinal Piala AFF 2026
-
48 Jam Jelang Piala Dunia 2026, Ribuan Demonstran Kepung Stadion Azteca
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
4 Negara Debutan yang Siap Mencuri Perhatian di Piala Dunia 2026
-
Tudingan Sesat Imigrasi AS, Sebut Wasit Omar Artan Terlibat Organisasi Teroris
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 118 Dunia Usai Kalahkan Oman dan Mozambik
-
Pulang ke Somalia, Wasit Omar Arthan Disambut bak Pahlawan Cerita 11 Jam Ditahan