-
Erick Thohir pastikan PSSI belum memiliki calon pengganti Patrick Kluivert.
-
Pencarian pelatih baru butuh proses evaluasi mendalam, bukan spekulasi media sosial.
-
PSSI pelajari kelebihan kekurangan STY dan Kluivert demi pelatih Timnas berikutnya.
Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku pihaknya sampai dengan saat ini belum ada kandidat pelatih Timnas Indonesia pengganti Patrick Kluivert. Oleh sebab itu, nama-nama yang bermunculan di sosial media tidak benar.
Erick Thohir akhirnya buka suara usai diberhentikannya Patrick Kluivert dari jabatan pelatih Timnas Indonesia pada 16 Juli 2025. Disebutkan juru formasi asal Belanda itu angkat kaki atas kesepakatan bersama.
Hal ini setelah Patrick Kluivert dan para pembantunya tidak berhasil meloloskan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Kekosongan kursi pelatih membuat pecinta sepak bola Tanah Air banyak berspekulasi sosok pengganti. Mereka yang dikaitkan di antaranya adalah Shin Tae-yong, Louis van Gaal, hingga Frank de Boer.
Erick memastikan semua yang ada di sosial media tidak benar. PSSI saat ini masih berdiskusi siapa kandidat yang oas.
"adi jelas, saya sudah bertemu Pak Sumardji (Ketua BTN), saya bicara dengan direktur teknik by phone, Pak Sekjen uga, bahwa untuk kepelatihan, nanti BTN, dirtek akan searching calonnya siapa, lalu nanti dilaporkan ke ketua umum, ketua umum akan adakan rapat Exco," kata Erick Thohir dalam konferensi pers di Stadion GBK Jakarta, Jumat (24/10/2025).
Erick menjelaskan pemilihan pelatih Timnas Indonesia tidak sembarangan. Butuh proses yang tidak sebentar sehingga meminta untuk bersabar.
"Prosesnya kita lakukan. Kekurangan Patrick apa, kekurangan STY (Shin Tae-yong) apa, kelebihan STY apa, kelebihan Patrick apa, ini yang harus kita saling pelajari agar ke depannya lebih baik lagi," tegasnya.
Lebih dari itu, Erick memastikan sudah memberikan yang terbaik. Baik saat Timnas Indonesia di tangani oleh Shin Tae-yong atau Patrick Kluivert.
Baca Juga: Dean James Dikritik Pedas Usai Lawan Aston Villa: Seperti Pemain Amatir
"Insyaallah saya selama STY dan Patrick jadi head coach timnas, saya kasih support terbaik. tapi tentu bola seperti itu, ups and downs, ada hasil yang harus dipertanggungjawabkan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa