- Spalletti mengalahkan sejumlah kandidat lain seperti Roberto Mancini dan Raffaele Palladino, dengan dukungan penuh dari seluruh jajaran direksi Juventus.
- Keputusan akhir juga dikabarkan sangat dipengaruhi oleh masukan dari Giorgio Chiellini, mantan kapten Bianconeri.
- Spalletti akan menandatangani kontrak berdurasi hingga Juni 2026, dengan opsi perpanjangan otomatis jika Juventus berhasil lolos ke Liga Champions musim depan.
Suara.com - Luciano Spalletti akan segera diumumkan sebagai pelatih baru Juventus, menggantikan Igor Tudor yang resmi dipecat setelah serangkaian hasil buruk.
Kesepakatan antara kedua belah pihak telah dicapai pada Selasa malam waktu setempat setelah pertemuan antara Spalletti, direktur umum Damien Comolli, dan jajaran manajemen klub.
Menurut laporan media Italia, Spalletti mengalahkan sejumlah kandidat lain seperti Roberto Mancini dan Raffaele Palladino, dengan dukungan penuh dari seluruh jajaran direksi Juventus.
Keputusan akhir juga dikabarkan sangat dipengaruhi oleh masukan dari Giorgio Chiellini, mantan kapten Bianconeri yang kini menjabat sebagai bagian dari struktur manajemen klub.
Spalletti akan menandatangani kontrak berdurasi hingga Juni 2026, dengan opsi perpanjangan otomatis jika Juventus berhasil lolos ke Liga Champions musim depan.
Pelatih asal Toscana itu juga akan menerima gaji sebesar 3 juta euro per tahun bersih dari pajak.
Penandatanganan kontrak diharapkan berlangsung dalam beberapa jam ke depan, sementara presentasi resmi dijadwalkan pada hari ini Kamis waktu setempat.
Sebelum itu, Spalletti kemungkinan akan hadir di Allianz Stadium untuk menyaksikan laga Juventus kontra Udinese pada Rabu malam, yang masih akan dipimpin sementara oleh pelatih tim Next Gen, Massimo Brambilla.
Kedatangan Spalletti menandai awal dari babak baru dalam proyek kebangkitan Juventus.
Baca Juga: Punya Kans Juara Premier League, Arsenal Gak Bisa Cuma Andalkan Set Piece
Pelatih berusia 65 tahun itu datang dengan reputasi besar, setelah membawa Napoli meraih gelar Serie A 2022/23 dan sempat memimpin tim nasional Italia hingga tahun ini.
Dengan karakter kepemimpinan yang tegas dan filosofi permainan menyerang yang terstruktur, Spalletti diharapkan bisa mengembalikan Juventus ke level tertinggi, baik di Serie A maupun Eropa.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Trump Tak Bisa Jamin Keamanan, Presiden Meksiko: Timnas Iran Boleh Main di Negara Kami
-
Antonio Rudiger Nikmati Duel Lawan Erling Haaland
-
Riccardo Calafiori Tak Sabar Menantikan Akhir Musim yang Manis
-
Timnas Indonesia Jadi yang Pertama! Ini 3 Negara ASEAN yang Lolos ke Piala Asia 2027
-
Cinta Manchester City ke Ousmane Dembele Bertepuk Sebelah Tangan
-
Thom Haye Bangga Maarten Paes Gabung Ajax, Ingatkan Tekanan Besar Menanti
-
Gagal Antar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kini Punya Jalur ke Piala Dunia 2026 Via Negara Lain
-
Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah
-
Manchester City vs Real Madrid: Misi Mustahil Pasukan Pep Guardiola di Etihad
-
Bulgaria Pincang ke Indonesia: Kapten Tim dan Mesin Gol Klub Papan Atas Absen di FIFA Series 2026