- Luciano Spalletti resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Juventus, menggantikan Igor Tudor yang dipecat
- Penunjukan Spalletti menandai dimulainya era baru di Juventus, dengan harapan besar agar ia dapat membawa tim kembali tampil stabil
- Rekam jejak Spalletti sebagai pelatih berpengalaman menjadi alasan utama pemilihannya
Suara.com - Luciano Spalletti resmi tiba di pusat latihan Juventus di Continassa, Kamis (30/10) pagi waktu setempat.
Kedatangannya menandai dimulainya era baru di Turin, di mana pelatih asal Toscana itu akan segera menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala baru Bianconeri.
Spalletti akan menggantikan Igor Tudor, yang dipecat pada Senin lalu setelah performa Juventus dinilai tidak konsisten.
Keputusan ini menjadikan Spalletti sebagai pelatih ketiga Juventus sepanjang tahun 2025.
Dikutip dari Football Italia, Spalletti telah mencapai kesepakatan dengan manajemen Juventus pada Selasa malam.
Ia akan menandatangani kontrak hingga akhir musim 2025/26, dengan opsi perpanjangan jika berhasil membawa Juventus lolos ke Liga Champions musim depan.
Sebelum penunjukannya diumumkan secara resmi, Spalletti lebih dulu terlihat memasuki fasilitas latihan Juventus untuk menjalani agenda administratif dan bersiap memimpin sesi latihan perdananya di Continassa.
Juventus sendiri baru saja meraih kemenangan penting 3-1 atas Udinese di Serie A, Rabu malam.
Dalam laga itu, pelatih tim muda Juventus, Massimo Brambilla sementara mengambil alih posisi di pinggir lapangan.
Baca Juga: Chivu Ungkap Sosok Ini Jadi Faktor Penting di Balik Kemenangan Inter Milan
Hasil tersebut memberi sedikit ketenangan di tengah gejolak internal klub.
Bagi Spalletti, ini menjadi kembalinya ke level klub setelah sempat melatih tim nasional Italia.
Ia terakhir kali menangani Gli Azzurri hingga Juni 2025, sebelum dipecat menyusul kekalahan telak 0-3 dari Norwegia di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, nama Spalletti mencuat setelah membawa Napoli menjuarai Serie A 2022/23, sebuah pencapaian bersejarah yang mengakhiri puasa gelar Partenopei selama lebih dari tiga dekade.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Chivu Ungkap Sosok Ini Jadi Faktor Penting di Balik Kemenangan Inter Milan
-
Juventus Akhiri Rentetan Kekalahan, Debut Gemilang Brambilla Kalahkan Udinese di Turin
-
Juventus Putus Catatan Tanpa Kemenangan dalam 5 Laga Terakhir
-
Kutukan Trofi Cristiano Ronaldo!5Tahun Tanpa Gelar, Sudah Waktunya Pensiun?
-
Hampir Pasti Latih Juventus, Luciano Spalletti Dapat Gaji Berapa?
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
Persib Akui Raup Cuan Besar dari Transfer Andrew Jung
-
Ole Romeny Selangkah Lagi Gabung Fortuna Sittard, Siap Satu Tim dengan Justin Hubner
-
Datangkan Striker Montenegro Balsa Sekulic, Lini Depan Persib Bandung Makin Ngeri
-
Timnas Iran Olok-olok Kekalahan Amerika Serikat dari Belgia
-
Oxford United Tak Diundang ke Piala Presiden 2026, Erick Thohir Bantah karena Cedera Ole Romeny
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun
-
Kalahkan Portugal, Spanyol Pecahkan Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United