-
Mees Hilgers (24) divonis cedera ACL lutut serius pada 1 November 2025.
-
FC Twente mengonfirmasi cedera, diprediksi absen hingga sembilan bulan.
-
Hilgers berjanji bekerja keras untuk pemulihan demi kembali lebih kuat.
Suara.com - Bek andalan Timnas Indonesia, Mees Hilgers, baru-baru ini menyampaikan pernyataan publik menyusul diagnosis cedera serius yang menimpanya.
Pemain bertahan yang merumput di Belanda bersama FC Twente tersebut dipastikan menderita cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada lututnya.
Kabar buruk mengenai kondisi sang pemain dikonfirmasi secara resmi oleh pihak klubnya, The Tukkers, pada hari Sabtu, tanggal 1 November 2025.
Hilgers, yang kini berusia 24 tahun, mengalami insiden cedera parah saat menjalani sesi latihan tim utama Twente di pekan sebelumnya.
Insiden tersebut menjadi pukulan telak mengingat posisinya yang sangat vital bagi lini pertahanan tim.
Cedera ACL dikenal memerlukan proses penyembuhan yang memakan waktu cukup panjang, memaksa atlet harus menepi dalam periode yang lama.
Meskipun demikian, manajemen FC Twente belum merilis durasi pasti mengenai berapa lama Mees Hilgers harus absen dari kompetisi resmi.
Klub Belanda tersebut telah mengeluarkan rilis resmi yang menginformasikan kondisi terkini sang pemain.
"Mees Hilgers mengalami cedera lutut saat berlatih minggu ini."
Baca Juga: Kenal dari 2020, Aslinya Shin Tae-yong Dibongkar Eks Asisten, STY Sudah Dekat dengan Orang Ini
"Pemeriksaan telah menunjukkan adanya cedera ligamen krusiatum. Kami mendoakan Mees agar selalu kuat dalam masa pemulihannya."
Diperkirakan jangka waktu pemulihan yang harus dilalui oleh sang bek muda itu lama.
Diperkirakan pemain keturunan Manado itu diperkirakan akan menepi dari lapangan hijau selama kurang lebih sembilan bulan penuh.
De Telegraaf menjelaskan bahwa Hilgers harus segera menjalani prosedur operasi yang akan dilanjutkan dengan masa rehabilitasi yang sangat panjang.
Durasi sembilan bulan tersebut merupakan rata-rata umum yang dibutuhkan untuk pemulihan cedera sejenis.
“Hilgers kini harus menjalani operasi dan periode rehabilitasi yang panjang, yang pada umumnya menghabiskan sembilan bulan.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta