-
Timnas Indonesia senior absen di FIFA Matchday November 2025 usai tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026.
-
PSSI fokus pada Timnas U-23 yang akan dua kali uji coba melawan Mali jelang SEA Games 2025.
-
Laga U-23 tidak berstatus FIFA A Match, sehingga tidak memengaruhi ranking dunia Indonesia.
Suara.com - Timnas Indonesia senior dipastikan tidak bermain untuk FIFA Matchday November 2025, sementara wakil ASEAN sibuk dalam Kualifikasi Piala Asia 2027.
Skuad Garuda baru saja gugur di Kualifikasi Piala Dunia 2026 usai kalah lawan Arab Saudi dan Irak pada Oktober lalu.
Hal ini membuat Timnas Indonesia tidak memiliki jadwal pertandingan di November 2025. Parahnya PSSI juga memastikan Jay Idzes dkk tidak akan bermain.
Dengan posisi pelatih yang kosong usai Patrick Kluivert dipecat, PSSI lebih memilih fokus mengakomodir Timnas Indonesia U-23 yang bersiap untuk SEA Games 2025.
Garuda Muda akan menghadapi Mali sebanyak dua kali pada November 2025. Nah, laga ini sendiri memang digelar dalam jeda internasional.
Akan tetapi, pertandingan Timnas Indonesia U-23 bukan laga FIFA A Match yang tidak akan berpengaruh ke ranking dunia.
Skuad yang dipimpin Indra Sjafri hanya didaftarkan dalam level uji coba tier 2, sehingga tidak memengaruhi poin FIFA.
Jelang lawan Mali, PSSI telah mengumumkan nama-nama yang dipanggil. Sejumlah amunisi terbaik yang berbasis di Eropa dipanggil untuk memperkuat tim.
Nama penyerang Mauro Zijlstra yang baru berusia 20 tahun masuk dalam daftar, menegaskan kelayakannya untuk tampil di ajang dengan batas usia U-23.
Baca Juga: Justin Hubner Menghilang, Timnas Indonesia Bawa 5 Naturalisasi Lawan Mali
Mauro Zijlstra tidak akan sendirian. Ia akan bergabung dengan pilar-pilar penting lainnya seperti gelandang Ivar Jenner dan bek Dion Markx.
Skuad ini juga diperkuat oleh Rafael Struick, penyerang yang sudah memiliki jam terbang cukup tinggi bersama timnas senior.
Sementara itu, wakil Asia Tenggara seperti Thailand, Filipina, Laos, Vietnam, Brunei Darussalam, Malaysia, Timor Leste, hingga Singapura akan bertanding dua kali di FIFA Mathcay November dalam Kualifikasi Piala Asia 2027.
Berita Terkait
-
Pelatih Brasil Doakan Zahaby Gholy dan Timnas Indonesia Sukses di Piala Dunia U-17 2025
-
Indra Sjafri Panggil Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra untuk TC Timnas Indonesia U-23
-
Dipecat PSSI, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Kini Dijagokan Latih Ajax Amsterdam
-
Persiapan Serius, Brasil Jalani Dua Sesi Latihan Jelang Hadapi Timnas Indonesia U-17
-
Timnas Indonesia U-23 Hadapi Mali dalam Laga Uji Coba
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati