Bola / Liga Italia
Selasa, 11 November 2025 | 09:57 WIB
Jay Idzes mencuri sorotan Italia lewat blok berani yang menyelamatkan gawang Sassuolo. (Instagram/@officialasroma)
Baca 10 detik

Atalanta resmi memecat Ivan Juric usai performa jeblok di Serie A dan Liga Champions.

Jay Idzes mencuri sorotan Italia lewat blok berani yang menyelamatkan gawang Sassuolo.

Media Italia memuji Idzes sebagai ‘warrior’ setelah wajahnya terkena tembakan Lookman.

Suara.com - Atalanta memasuki masa genting di tengah jeda internasional. Klub asal Bergamo itu mengambil keputusan besar dengan memecat Ivan Juric sebagai pelatih kepala setelah performa minor di Liga Italia dan Liga Champions musim ini.

Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa, Atalanta tidak hanya mengakhiri kerja sama dengan Juric, tetapi juga dengan seluruh staf kepercayaannya: Matteo Paro, Miguel Veloso, Paolo Barbero, Stjepan Ostojic, dan Michele Orecchio.

“Klub berterima kasih kepada Ivan Juri dan seluruh stafnya atas dedikasi mereka, dan mendoakan yang terbaik bagi mereka di masa mendatang,” tulis pernyataan tersebut.

Meski kursi pelatih utama kini kosong, Atalanta belum mengumumkan siapa pengganti Juric.

Klub masih punya ruang waktu cukup panjang karena kompetisi tengah rehat akibat agenda internasional.

Juric sendiri baru lima bulan memimpin Atalanta setelah menggantikan Gian Piero Gasperini yang hengkang ke AS Roma.

Dalam 15 pertandingan di semua ajang, pelatih asal Kroasia itu mencatat empat kemenangan, delapan hasil imbang, dan tiga kekalahan—rata-rata 1,33 poin per laga.

Situasi di tabel juga ikut menjadi penekan. Atalanta kini berada di peringkat ke-13 Serie A dengan 13 poin dari 11 laga, sementara di Liga Champions mereka terpuruk di posisi ke-16 fase liga dengan tujuh poin dari empat pertandingan.

Di tengah kegaduhan pemecatan Juric, perhatian publik Italia justru tertuju ke laga Sassuolo vs Atalanta yang berlangsung Minggu (9/11).

Baca Juga: Wajah Memar, Gawang Selamat: Aksi Gila Jay Idzes Bikin Media Italia Takjub

Sassuolo menang telak 3-0, tetapi satu momen berkaitan dengan Jay Idzes menjadi buah bibir di media Italia.

Bek naturalisasi Timnas Indonesia itu melakukan blok ekstrem di depan gawang pada situasi yang seharusnya menghasilkan gol bagi Atalanta.

Aksi berani Idzes langsung dipuji Sassuolo News. Dalam laporan Senin (10/11), media lokal itu menuli, “Penyelamatan yang luar biasa dari Idzes.”

Serie A pun ikut mengunggah tayangan ulang momen tersebut melalui akun resminya, disertai caption: “Seni bertahan [dari] Jay Idzes.”

Pujian lebih besar datang dari Canale Sassuolo. Media tersebut menyebut Idzes sebagai “warrior” berkat tekadnya menahan tembakan keras Ademola Lookman dengan wajahnya tepat di garis gawang.

“Penyelamatannya yang luar biasa di awal pertandingan, hampir di garis gawang, dari tembakan Lookman yang seharusnya menggelembungkan gawang setelah Muric ditaklukkan, layak mendapatkan satu gol dan mungkin lebih, mengingat situasi pertandingan saat itu, yang seharusnya bisa menguntungkan tim tuan rumah.”

Load More