- Jake van Bronckhorst, putra Giovanni, memiliki darah Indonesia dari garis keluarga.
- Kini berusia 24 tahun dan bermain untuk DCV setelah SC Feyenoord-2 dibubarkan.
- Jake meniti karier ganda: pesepak bola dan profesional sport marketing.
Suara.com - Nama belakangnya memang besar di dunia sepak bola dan ayahnya berstatus seorang legenda Belanda yang punya darah Indonesia.
Ia adalah Jake van Bronckhorst, putra dari legenda timnas Belanda, Giovanni van Bronckhorst.
Jake pada musim 2025/2026 bermain di klub kampung halamannya, DCV. Ia sudah dua tahun bergabung di klub tersebut.
Pemain berusia 24 tahun itu bergabung dengan DCV pada musim panas 2023 setelah membela SC Feyenoord, tempat ia menimba ilmu sejak kecil.
Keputusan itu ia ambil setelah tim SC Feyenoord-2, yang diperkuatnya, dibubarkan.
“Tujuan saya sederhana: menjadi pemain penting untuk tim utama DCV,” ujar Jake dilansir dari Hetkontakt.nl
“Saya sudah beberapa kali dipercaya menjadi starter dan juga masuk sebagai pemain pengganti. Awalnya bagus, sekarang saya ingin konsisten.”
DCV saat ini tengah berjuang keras mempertahankan statusnya di kompetisi.
Jake mengakui tantangan itu berat, tetapi ia optimistis timnya memiliki kualitas dan semangat untuk bertahan.
Baca Juga: Timnas Indonesia Absen di FIFA Matchday Edisi November, Media Vietnam Heran
“Kami punya kemampuan untuk bertahan di kelas ini,” ucapnya.
“Kuncinya ada di kerja sama dan kemauan semua pemain untuk berjuang keras. Kami butuh sedikit lebih tajam di depan gawang untuk mengubah peluang jadi kemenangan," kata pemain berposisi gelandang itu.
Jake lahir di London saat ayahnya memperkuat Arsenal, lalu tumbuh di Barcelona, tempat Giovanni bermain selama empat tahun bersama raksasa Spanyol itu.
“Saya masih ingat masa kecil di Barcelona, sekolah di sana, dan menonton ayah bermain di Camp Nou,” kenangnya.
Kini, setelah menyelesaikan kuliah Sportmarketing & Management di jenjang HBO, Jake bekerja di Players United, sebuah agensi yang menangani urusan komersial para pesepak bola profesional.
“Saya bagian dari tim yang mengelola kerja sama komersial pemain. Pekerjaan ini seru dan membuka banyak wawasan tentang industri sepak bola modern,” katanya.
Kontributor: Azka Putra
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau
-
Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
-
Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje
-
Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi
-
Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah
-
Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman