-
Timur Kapadze resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai pelatih Timnas Uzbekistan.
-
Kepergian Kapadze memunculkan spekulasi kuat soal peluangnya melatih Timnas Indonesia.
-
Kapadze mengisyaratkan kariernya akan berlanjut di luar Uzbekistan setelah mendapat banyak dukungan dari fans Indonesia.
Suara.com - Babak baru dalam perburuan pelatih Timnas Indonesia resmi terbuka. Kandidat kuat yang ramai diperbincangkan, Timur Kapadze secara resmi telah mengakhiri masa baktinya bersama Uzbekistan.
Langkah ini memanaskan kembali spekulasi yang mengaitkannya dengan kursi panas skuad Garuda, terutama karena kini ia berstatus tanpa klub.
Dalam sebuah pernyataan perpisahan yang emosional, Tiimur Kapadze mengumumkan akhir dari perjalanannya bersama tim berjuluk Serigala Putih itu.
"Waktuku bersama tim nasional telah berakhir. Tahun-tahun ini dipenuhi dengan emosi, kemenangan, dan pengalaman yang tak terlupakan," tulis Timur Kapadze di Instagram pribadinya.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain, staf tim, dan federasi atas kepercayaan dan kerjasamanya," sambungnya.
Lebih dari sekadar ucapan terima kasih, ia juga memberikan sinyal kuat bahwa kariernya akan berlanjut di luar Uzbekistan, sebuah pesan yang seolah ditujukan bagi para peminatnya.
"Terima kasih khusus kepada semua penggemar atas dukungan, energi, dan keyakinan kalian terhadap tim. Saya bangga telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Semoga tim meraih kesuksesan dan prestasi baru di masa depan," tutupnya.
Bagi PSSI, kepergian Kapadze adalah sebuah momentum. Sebelumnya, saat masih menjabat sebagai asisten pelatih di bawah Fabio Cannavaro, Kapadze sudah mengakui bahwa ia sadar betul dengan antusiasme publik sepak bola Indonesia yang menginginkannya.
"Saya telah membaca dan mendengar berita tentang tim nasional Indonesia dan federasinya. Instagram saya dibanjiri pesan dari penggemar Indonesia. Mereka mengatakan ingin melihat saya di sana. Rasanya sangat menyenangkan," kata Timur Kapadze dari laman Zamin beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Thom Haye Tarik Napas Lihat Timnas Indonesia Absen di FIFA Matchday November
Saat itu, komitmennya pada Timnas Uzbekistan menjadi prioritas. Kini dengan statusnya yang sudah bebas, pintu bagi PSSI untuk melakukan pendekatan serius terhadap pelatih yang sukses mencetak sejarah bagi negaranya ini terbuka sangat lebar.
Berita Terkait
-
Impresif Saat Debut di Piala Dunia U-17 2025, Mike Rajasa Punya Darah Indonesia dari Mana?
-
Media Malaysia Ikut Soroti Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Piala Dunia U-17 2025
-
FC Twente Dicap Aneh Sok Dukung Mees Hilgers yang Cedera Parah
-
Putra Legenda Belanda Ini Berstatus Pemain Keturunan, Bisa Bela Timnas Indonesia?
-
Dibantai Sassuolo, Bintang Atalanta Jujur Soal Pertahanan Jay Idzes dkk Sangat Rapat
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara