- Heimir Hallgrímsson masuk dalam rumor kandidat pelatih Timnas Indonesia.
- Heimir pernah memiliki pengalaman menghadapi Timnas Indonesia dan menyoroti kondisi pertandingan.
- Meski mengkritik kondisi, Heimir tetap menghargai pengalaman dan antusiasme di Indonesia.
Suara.com - Pelatih asal Islandia, Heimir Hallgrimsson dirumorkan menjadi salah satu calon pelatih Timnas Indonesia.
Saat ini Heimir masih berstatus sebagai pelatih Republik Irlandia. Namun kontraknya bisa diputus andai Irlandia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Rumor mengenai Heimir jadi pelatih Timnas Indonesia berawal dari laporan media Irlandia.
Buat Heimer, Indonesia bukan negara asing. Ia sempat datang ke sini pada 7 tahun lalu tepatnya saat memimpin Islandia melakoni laga uji coba melawan Timnas Indonesia.
Saat itu Islandia menang 5-1 atas Timnas Indonesia pada 14 Januari 2018 di Stadion GBK.
Nah menariknya usai pertandingan Heimir Hallgrímsson sempat melontarkan hal-hal minor mengenai Indonesia.
Dalam wawancara dengan media Islandia, Vísir, ia menyebut laga melawan Timnas Indonesia salah satu yang paling aneh dalam kariernya.
“Suasananya agak surealis, saya belum pernah melihat hujan seperti ini sebelumnya,” ujar Heimir setelah pertandingan.
“Lapangan penuh genangan air dalam hitungan menit, dan permainan menjadi sangat kacau. Lawan kami juga bukan tim yang terorganisasi dengan baik, semuanya terasa aneh.”
Baca Juga: Legenda Italia Puji Setinggi Langit Calon Pelatih Timnas Indonesia
Heimir menyebut timnya saat itu sempat kesulitan bermain cepat karena kondisi lapangan yang tergenang dan pemain terlalu banyak menahan bola.
“Kami tidak melakukan apa yang direncanakan di babak pertama. Ketika pemain terlalu lama memegang bola, tempo jadi lambat dan mudah ditebak.
"Tapi kami tidak khawatir akan kalah. Cuaca memaksa kami bermain dengan bola panjang, dan pada akhirnya kami tetap bisa mencetak lima gol," lanjutnya.
Heimir juga memuji suasana timnya selama berada di Indonesia, menyebut para pemain muda mendapat banyak pelajaran selama pemusatan latihan.
“Kami sangat puas dengan sikap seluruh pemain, baik di dalam maupun di luar lapangan,"
"Ada banyak hal yang harus mereka pelajari, dan pertandingan berikutnya akan jauh lebih sulit karena kami akan menghadapi tim yang benar-benar punya gaya bermain dan pelatih tetap,” ujarnya.
Menutup komentarnya, Heimir menyinggung hal unik dari pertandingan tersebut — Timnas Indonesia yang dihadapinya ternyata merupakan tim hasil pilihan masyarakat melalui internet.
“Indonesia negara dengan 220 juta penduduk, dan tim ini dipilih secara online. Mereka adalah pemain terbaik di liga masing-masing, tapi belum pernah bermain bersama sebelumnya,” tutur Heimir.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Legenda Italia Puji Setinggi Langit Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Pelatih Malaysia Bicara 2 Pemain Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025
-
Akibat Kartu Merah, Calvin Verdonk Dapat Hukuman Larangan Main 2 Pertandingan
-
PSIM Yogyakarta Panggil Pulang 2 Pemain dari TC Timnas Indonesia U-22, Kenapa?
-
Tinggalkan Persib Bandung, Eliano Reijnders Kangen Gabung PEC Zwolle
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa