-
Calvin Verdonk mendapat kartu merah langsung hanya delapan menit setelah masuk melawan Strasbourg di Ligue 1.
-
Keputusan wasit memicu perdebatan karena pelanggaran Verdonk dianggap tidak berbahaya dan peluang gol Strasbourg kecil.
-
Akibat kartu merah tersebut, Verdonk dijatuhi sanksi larangan bermain dua pertandingan di Ligue 1.
Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk harus mendapatkan sanksi larangan bermain sebanyak dua kali akibat kartu merah yang didapatnya ketika melawan Strasbourg.
Baru bermain delapan menit, bek Timnas Indonesia itu harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah diganjar kartu merah langsung oleh wasit Francois Letexier.
Insiden ini terjadi dalam laga lanjutan Ligue 1 melawan Strasbourg di Stade de la Meinau, Senin (10/11/2025) malam WIB.
Calvin Verdonk dimasukkan pada menit ke-85 untuk menggantikan Romain Perraud, dengan harapan bisa memperkuat sisi kiri pertahanan yang goyah.
Namun, harapan itu sirna di masa injury time. Dalam sebuah duel satu lawan satu, Verdonk mencoba menghentikan laju pemain Strasbourg, Martial Godo, yang berhasil melewatinya.
Sebuah jegalan dilakukan, Godo terjatuh, dan peluit pun berbunyi. Apa yang terjadi selanjutnya sungguh di luar dugaan.
Wasit Francois Letexier, tanpa ragu, langsung mencabut kartu merah dari sakunya. Keputusan ini sontak membuat Verdonk terkejut.
Ekspresinya menunjukkan ketidakpercayaan saat ia mencoba memprotes keputusan yang terasa sangat berat itu.
Keputusan wasit menjadi perdebatan karena pelanggaran yang dilakukan Verdonk bukanlah sebuah sliding tackle berbahaya. Ia menjegal lawan dalam posisi berdiri.
Baca Juga: Alasan Timur Kapadze Ogah Jadi Asisten Cannavaro, Pilih Tunggu Lamaran PSSI
Selain itu, peluang Strasbourg untuk mencetak gol dari situasi tersebut juga dinilai tidak terlalu besar. Namun, wasit diyakini memiliki interpretasi berbeda, menganggap kaki Verdonk terangkat terlalu tinggi.
Akibat kartu merah kontroversial ini, Verdonk kini harus menanggung sanksi yang tidak ringan. Ia dipastikan akan absen dalam dua pertandingan berikutnya di Ligue 1 Prancis.
"Diusir saat melawan Strasbourg, Calvin Verdonk dijatuhi dua pertandingan larangan bermain dan akan absen di dua pekan depan Ligue 1," tulis laporan akun X @LePetitLillois.
Dengan sanksi ini, Verdonk akan melewatkan dua laga penting Lille melawan Paris FC dan Le Havre.
Berita Terkait
-
PSIM Yogyakarta Panggil Pulang 2 Pemain dari TC Timnas Indonesia U-22, Kenapa?
-
Tinggalkan Persib Bandung, Eliano Reijnders Kangen Gabung PEC Zwolle
-
Siapa Pelatih Timnas Indonesia U-20? Erick Thohir Bakal Tunjuk Sosok Ini
-
Setelah Mathew Baker, Timnas Indonesia Berpotensi Tikung Australia untuk Amankan Pemain Keturunan
-
Sisi Lain Calon Pelatih Timnas Indonesia Timur Kapadze: Tak Bisa Jauh dari Anak
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran