-
Piala AFF 2026 resmi pindah ke jadwal musim panas, berlangsung 24 Juli–26 Agustus 2026.
-
Perubahan jadwal membuka peluang Timnas Indonesia tampil dengan skuad terbaik karena liga Eropa sedang libur.
-
Publik menantikan kepastian ASEAN FIFA Cup yang berpotensi menjadi turnamen resmi FIFA dengan status lebih tinggi dari AFF.
Suara.com - Kabar gembira yang berpotensi mengubah peta kekuatan sepak bola Asia Tenggara datang dari Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF).
Jadwal penyelenggaraan Piala AFF edisi 2026 secara resmi telah diubah ke periode musim panas, sebuah keputusan yang bisa menjadi kunci bagi Timnas Indonesia untuk akhirnya meraih gelar juara.
Turnamen yang kini mengusung nama baru, ASEAN Hyundai Cup 2026 akan digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Pergeseran jadwal dari yang biasanya berlangsung di akhir tahun menjadi pertengahan tahun ini adalah sebuah revolusi.
“ASEAN Hyundai Cup merupakan kompetisi sepak bola internasional terkemuka di Asia Tenggara, dan kami dengan bangga mengonfirmasi tanggal penyelenggaraan edisi berikutnya, bertepatan dengan peringatan 30 tahun turnamen ini. Ini merupakan tonggak penting dalam evolusinya,” ujar Presiden AFF, Khiev Sameth, Jumat (14/11/2025).
Selama ini, Piala AFF yang digelar pada Desember-Januari selalu menjadi momok bagi Timnas Indonesia.
Jadwal tersebut berbenturan langsung dengan kalender kompetisi di Eropa yang membuat klub-klub seringkali enggan melepas para pemain andalan Indonesia yang berkarier di sana.
Kini dengan digelarnya turnamen pada Juli-Agustus, skuad Garuda berpotensi besar untuk tampil dengan kekuatan terbaiknya.
Periode tersebut merupakan masa libur musim panas di mayoritas liga-liga Eropa, yang membuka pintu lebar bagi PSSI untuk memanggil dan mengumpulkan semua pemain abroad tanpa halangan berarti.
Baca Juga: Sejajar Declan Rice hingga Lamine Yamal, Pemain Timnas Indonesia Heboh Beri Dukungan ke Rizky Ridho
Bayangkan skuad Garuda diperkuat oleh seluruh pilar utamanya dari berbagai liga top dunia. Tentu ini akan menjadi modal yang sangat berharga untuk memutus kutukan spesialis runner-up dan membawa pulang trofi untuk pertama kalinya.
Sementara itu, di tengah optimisme ini, publik juga menantikan kejelasan mengenai turnamen baru besutan FIFA, ASEAN FIFA Cup.
Turnamen ini digadang-gadang akan masuk kalender resmi FIFA, yang berarti statusnya akan lebih tinggi dari Piala AFF dan klub di seluruh dunia wajib melepas pemainnya.
Jika terealisasi, ini akan menjadi era baru yang sangat menjanjikan bagi sepak bola Asia Tenggara.
Berita Terkait
-
Puskas Award 2025: Saat Rizky Ridho Ukir Sejarah, Jay Idzes Jadi Saksi Gol Spektakuler Lawan
-
Dituduh Pura-pura Cedera, Mees Hilgers: Banyak Orang Menyebarkan Kebohongan
-
Timur Kapadzse Puji Suporter Timnas Indonesia, Tapi Ungkap PSSI Belum Bergerak
-
Breaking News! Indra Sjafri Coret Luke Xavier Keet dari Timnas Indonesia U-22
-
Eks Asisten Patrick Kluivert Baru Buka Suara Usai Posisinya Bakal Digantikan Nova Arianto
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil
-
Belanda vs Maroko: Ronald Koeman Janji Oranje Tetap Tampil Ofensif
-
Kondisi Jepang Jelang Lawan Brasil, Punya Lebih Dari Cukup Modal Bawa Kemenangan
-
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sudah Sepakat dengan Persija, Persib Dilaporkan Tikung Mariano Peralta