- Uji coba kontra Mali U-22 menjadi ajang evaluasi utama
- Komposisi tim masih fleksibel dan terbuka untuk perubahan
- Setelah pertandingan pada 18 November 2025, jumlah pemain akan dipersempit menjadi sekitar 26–28 orang
Suara.com - Timnas Indonesia U-22 kini tengah fokus melakukan persiapan intensif menuju SEA Games 2025.
Serangkaian uji coba penting sudah disiapkan sebagai ajang pembuktian para pemain muda, termasuk dua pertandingan menghadapi Timnas Mali U-22 yang bakal digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada 15 dan 18 November 2025.
Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, menegaskan bahwa duel kontra Mali bukan sekadar laga uji coba biasa.
Pertandingan tersebut akan dijadikan momentum untuk menilai performa dan kemampuan setiap pemain sebelum menentukan daftar final untuk SEA Games 2025.
"Untuk itu gunanya. Besok pertandingan lawan Mali 2x45 menit akan kami jadikan wadah untuk melakukan evaluasi," kata Indra Sjafri dalam sesi konferensi pers di Jakarta, Jumat (14/11/2025) siang.
"Siapa pemain-pemain, yang bisa masuk ke skuad SEA Games 2025," jelas mantan juru taktik Bali United tersebut.
Indra menjelaskan bahwa komposisi skuad masih sangat fleksibel.
Rotasi dan pergantian pemain masih sangat memungkinkan dilakukan sebelum menentukan nama-nama yang benar-benar layak tampil di multievent terbesar Asia Tenggara tersebut.
"Sekarang ada titik-titik atau posisi-posisi yang mungkin kami ganti. Untuk memastikan pemain A, pemain B mana yang lebih baik," ia menambahkan.
Baca Juga: Fase Grup Piala Dunia U-17 Usai, Bagaimana Pencapaian 9 Wakil Benua Asia? Begini Hasilnya!
"Salah satu contoh mungkin di posisi gelandang. Mana yang lebih baik ini daripada ini. Itu yang akan kami," jelas Indra Sjafri.
Sesuai regulasi, hanya 23 pemain yang berhak berangkat untuk memperkuat Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Turnamen tersebut akan mulai digelar di Bangkok pada 9 Desember mendatang.
Lebih jauh, Indra memastikan bahwa proses penyaringan pemain akan dimulai segera setelah laga kedua kontra Mali selesai digelar.
"Tanggal 18 November akan ciutkan berapa pemain semakin mengerucut. Mungkin menjadi 28 atau menjadi 26 pemain," pungkas pelatih asal Sumatera Barat itu.
Berita Terkait
-
Fase Grup Piala Dunia U-17 Usai, Bagaimana Pencapaian 9 Wakil Benua Asia? Begini Hasilnya!
-
PSSI Target Timnas Raih Emas Sea Games 2025, Indra Sjafri Justru Pesimis!
-
Piala AFF 2026 Digelar Saat Liga Eropa Libur, Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Penuh!
-
Puskas Award 2025: Saat Rizky Ridho Ukir Sejarah, Jay Idzes Jadi Saksi Gol Spektakuler Lawan
-
Kekecewaan Memuncak, Suporter Gelar Aksi Desak Revolusi PSSI
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Ayahnya Pernah Main di Piala Dunia, Pemain Muda Keturunan Indonesia Ini Terusir dari PSV
-
Real Madrid Pastikan Kylian Mbappe Siap Lawan Real Sociedad, Arbeloa Janjikan Tiga Poin
-
Tottenham Tunjuk Igor Tudor sebagai Manajer Interim, Misi Pertama Kalahkan Arsenal
-
Brutal! Polisi Tembakan Gas Air Mata dan Peluru Karet Saat Pecah Rusuh Suporter
-
Gol Sesko Bikin MU Terhindar dari Kekalahan, Senne Lammens Angkat Topi
-
Barcelona Dihajar 4-0 Atletico Madrid, Frenkie de Jong: Kalau Bukan AI, Ini Skandal!
-
Gagal Bela Timnas Indonesia, Striker Keturunan Maluku Ini Malah Jadi Mesin Gol di Belanda
-
Hasil BRI Super League: Laga Sengit, PSIM Yogyakarta Tahan Persik Kediri
-
Dari Palestina hingga Catalan Merdeka, Deretan Sikap Politik Pep Guardiola yang Jadi Sorotan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League